JAKARTA – Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tantan Taufik Lubis menyoroti beredarnya video Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) yang dianggap melecehkan tata cara ibadah shalat.
Zulhas dalam video tersebut menggambarkan ada kelompok yang dipengaruhi fanatisme terhadap salah satu pasangan capres-cawapres saat menjalankan salat tidak berani melafalkan ‘amin’ begitu imam selesai membaca surat Al Fatihah.
Selain itu, Zulhas menggambarkan sekelompok umat Islam yang saking fanatiknya terhadap pasangan capres-cawapres, tidak mau menjulurkan satu telunjuk jari saat tasyahud karena khawatir dikira mendukung paslon lain. Zulhas juga memeragakan dengan menjulurkan dua jari.
Tolub –sapaan akrab Tantan Taufik Lubis– menilai, pernyataan Zulkifli Hasan termasuk dalam kategori penistaan agama.
“Dilihat dari aspek hukum di duga sudah masuk dalam kategori penistaan agama dan bagian daripada upaya memperolok serta mempermainkan agama demi kepentingan politik,” ujarnya dalam pernyataan tertulis pada Kamis (21/12/2023).






