ISLAMABAD – Tiongkok menjadi negara pertama yang menerima Duta Besar (Dubes) Taliban Afghanistan.
Tiongkok, sebagaimana diumumkan Pemerintah Taliban Afghanistan pada Jumat (8/12/2023) telah resmi menerima Dubes Taliban dan memuji langkah itu sebagai “babak penting” dalam mempererat ikatan antara dua negara yang bertetangga itu.
Pengumuman Pemerintah Taliban itu, yang belum dikonfirmasi oleh Tiongkok, akan menjadikan Tiongkok sebagai negara pertama yang menerima Dubes Taliban sejak kelompok itu merebut kekuasaan dari pemerintah yang didukung Amerika Serikat di Kabul, dua tahun lalu.
Baik Tiongkok maupun negara lainnya belum memberi pengakuan resmi terhadap pemerintahan de facto Afghanistan.
Pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri Taliban mengatakan, Direktur Jenderal Departemen Protokol Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hong Lei menerima salinan surat kepercayaan dari duta besar yang baru ditunjuk, Asadullah Bilal Karimi.
Hong menyebut kedatangan Karimi sebagai “langkah penting untuk memperkuat dan memperluas hubungan yang positif” antara Beijing dan Kabul.
“Tiongkok menghormati kedaulatan nasional dan keputusan rakyat Afghanistan. Tiongkok tidak turut campur dalam urusan dalam negeri Afghan atau pernah melakukannya di masa lalu,” kata Hong dalam pertemuan pada Jumat, menurut Taliban.
Karimi meyakinkan pihak Tiongkok bahwa “tidak ada ancaman bagi siapa pun dari wilayah Afghanistan, dan stabilitas serta keamanan regional adalah kepentingan semua orang.”






