JAKARTA – Calon Presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo membantah hasil survei Polling Institute bahwa ia tidak mempunyai banyak dukungan di Pulau Jawa.
“Informasinya tidak benar,” kata mantan Gubernur Jawa Tengah itu saat menyambangi kediaman Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Boediono, di Jalan Jambu 11, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2023).
Ganjar mengatakan, pihaknya memiliki tim survei internal yang datanya berbeda dengan hasil penelitian Polling Institute. Ia meyakini data dari tim survei internal tidak direkayasa demi kepentingan pihak tertentu.
“Saya punya banyak survei yang semua saya baca, dan saya punya survei internal kok tidak sama informasinya itu,” ujarnya.
Ia tidak mau menanggapi lebih jauh terkait hasil survei Polling Institute.
Sebelumnya, peneliti Polling Institute Kennedy Muslim mengatakan bahwa Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menguasai dukungan di Pulau Jawa.
Berdasarkan survei dukungan warga per wilayah menyebutkan pasangan calon nomor urut 2 ini menguasai dukungan di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur
“Di Jawa Barat, Pak Prabowo masih mempertahankan basis lamanya dengan mendapat dukungan cukup banyak,” kata Kennedy saat memaparkan hasil penelitiannya dalam siaran langsung YouTube bertajuk Dinamika Elektoral Terkini, Mungkinkah Pilpres Satu Putaran?” yang dipantau di Jakarta, Kamis (23/11/2023).
Kennedy menyebutkan pasangan Prabowo-Gibran mendapatkan dukungan sebanyak 48,7 persen di Jawa Barat, sebanyak 45,1 persen di Jawa Tengah, dan sebanyak 46,4 persen di Jawa Timur.





