Reses Terakhir, Marzuki Tampung Aspirasi Masyarakat Dapil III

Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna, Marzuki. SH saat menampung aspirasi di Dapil III. (foto : hmsdprd)
Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna, Marzuki. SH saat menampung aspirasi di Dapil III. (foto : hmsdprd)

Natuna, JurnalTerkini.id – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna, Marzuki SH mohon pamit kepada masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) III saat melaksanakan masa reses III tahun anggaran 2023.

“Ketika reses kemarin saya mohon pamit kepada masyarakat karena pada pemilihan caleg nanti saya akan ikut di provinsi,” katanya saat dikonfirmasi, Senin 20 November 2023.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, tujuan reses adalah untuk menampung aspirasi masyarakat setempat, dengan fokus pada peningkatan pembangunan infrastruktur dan ekonomi masyarakat.

“Masa reses adalah waktu di mana para anggota dewan bekerja di luar gedung DPRD untuk bertemu langsung dengan konstituen atau masyarakat di daerah pemilihannya agar dapat menampung aspirasi masyarakat setempat,” terangnya.

Lanjutnya, masa reses merupakan kebijakan yang diatur dalam Undang-undang, dengan tujuan mendengar dan mendorong serta mengawal aspirasi agar dapat direalisasikan oleh pemerintah daerah.

Foto bersama usai reses di Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat. (foto : hmsdprd)
Foto bersama usai reses di Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat. (foto : hmsdprd)

Untuk di Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Marzuki SH mengatakan beberapa poin penting yang perlu diperhatikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Natuna.

“Beberapa poin penting yakni pembangunan infrastruktur untuk kantor kecamatan di Kelurahan Sedanau, puskesmas, dan peningkatan tenaga listrik agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama 24 jam,” katanya.

Selain itu, perhatian khusus juga diperlukan untuk peningkatan akses jalan menuju Teluk Pancur, yang sering digunakan oleh masyarakat setempat.

Foto bersama usai reses di Desa Selading. (foto : hmsdprd)
Foto bersama usai reses di Desa Selading. (foto : hmsdprd)

Sementara untuk Desa Selading, ia mengatakan masyarakat mengusulkan akses jalan dari SMA menuju Selading serta meminta agar pemerintah baik eksekutif maupun legislatif dapat menganggarkan pembuatan pemecah ombak.

“Pada saat musim-musim ombak tinggi dan cuaca buruk, gelombang ombak bisa sampai ke jalan dan menyebabkan abrasi. Tentu ini bisa merusak jalan yang sudah ada. Selain itu, masyarakat meminta supaya penyelesaian bangunan Masjid di Dusun Sepasir segera rampung 100 persen,” katanya.

Usai menampung aspirasi masyarakat, ia mengatakan mohon pamit karena ini mungkin reses terakhirnya sebagai anggota DPRD Natuna.

“Saya akan berusaha semaksimal mungkin terhadap usulan yang diberikan oleh masyarakat. Mudah-mudahan saya berjumpa lagi dengan mereka dengan terpilih menjadi anggota DPRD Kepri, sehingga secara bertahap saya bisa mewujudkan usulan masyarakat,” imbuhnya. (Ron)

Editor: Anton Marulam

Total Views: 210

Pos terkait