“Kondisi bangsa Indonesai saat ini ibarat sedang di ruang ICU, kekayaan alam Indonesia setiap hari dikeruk oleh asing, umat Islam harus bersatu agar bangsa Indonesia tidak hancur,” kata mantan Aktivis PII wati era 70an ini.
Sambil mengutip bait lagu perjuangaan PII “Siaplah terus Pelajar Islam Indonesia…” Ibu yang kini genap berusia 74 tahun seraya ingin mengatakan saatnya PII bangkit untuk membela dan memenangkan AMIN di Pilpres 2024 mendatang.
Sementara Capres Anies Baswedan dalam sambutannya melalui zoom meeting mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan KB PII, bagi Anies Baswedan KB PII bukan hal baru, kediaman Anies selalu jadi tempat berkumpul para aktivis PII di kala itu.
Anies mengajak seluruh elemen Keluarga Besar PII untuk berikhtar untuk melakukan perubahan bersama Anies Baswedan dan Muhaimind Iskandar, Relawan Menara Perubahan didirikan oleh eksponen Keluarga Besar Pelajar Indonesia (KB PII) yang tersebar ke pelosok tanah air, PII sendiri bangkit pada 4 Mei 1947, dan telah benyak melahirkan kader di tingkat lokal maupun nasional.
Melalui organisasi Relawan Menara Perubahan KB PII ingin terjun langsung dan turut berkiprah dalam menentukan arah politik bangsa Indonesai melalui dukungannya kepada calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. (siberindo)
Editor: Anton Marulam





