Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jumat (27/10/2023), menyerukan gencatan senjata kemanusiaan antara Israel dan Hamas dan menuntut akses bantuan ke Jalur Gaza yang dikepung serta perlindungan warga sipil.
Resolusi yang dirancang oleh negara-negara Arab disetujui dengan 120 suara, sedangkan 45 suara abstain dan 14 negara, termasuk Israel dan Amerika Serikat (AS ) tidak menyetujui.
Majelis Umum melakukan pemungutan suara setelah Dewan Keamanan mengalami kegagalan sebanyak empat kali dalam dua minggu terakhir untuk mengambil tindakan terhadap Israel.
Israel menolak seruan untuk gencatan senjata sementara di Gaza pada saat masyarakat internasional resah dengan kondisi 2,3 juta orang yang makin memburuk di tengah gempuran serangan udara terbesar yang pernah dilakukan oleh Israel terhadap kantong permukiman di Laut Tengah itu.
“Israel menentang jeda kemanusiaan atau gencatan senjata pada saat ini,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Lior Haiat, Jumat (27/10/2023).
Sementara itu, Hamas menyambut baik seruan Majelis Umum PBB untuk gencatan senjata kemanusiaan di Gaza. [voa]
Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam





