Bawaslu Karimun Ajak Jurnalis Berperan Aktif Mengawasi Tahapan Pemilu 2024

ki-ka: Anggota Bawaslu Karimun Nurul Izzaturahmi, Ketua Bawaslu Karimun, Muhammad Iskandar, perwakilan wartawan Fredy dan anggota Bawaslu Karimun Eko Purwandoko dalam acara sosialisasi pengawasan partisipatif untuk kalangan jurnalis di kafe Hall B, Coastal Area, Tanjung Balai Karimun, Senin (23/10/2023). (JurnalTerkini.id/jansen)
ki-ka: Anggota Bawaslu Karimun Nurul Izzaturahmi, Ketua Bawaslu Karimun, Muhammad Iskandar, perwakilan wartawan Fredy dan anggota Bawaslu Karimun Eko Purwandoko dalam acara sosialisasi pengawasan partisipatif untuk kalangan jurnalis di kafe Hall B, Coastal Area, Tanjung Balai Karimun, Senin (23/10/2023). (JurnalTerkini.id/jansen)

Karimun, JurnalTerkini.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengajak kalangan jurnalis berperan aktif mengawasi setiap tahapan Pemilu 2024 yang sebentar memasuki masa kampanye.

“Kalau bicara soal pengawasan, saya rasa rekan-rekan media sudah tahu seperti apa. Karena itu, saya mengajak mari kita bersinergi melakukan pengawasan,” kata Ketua Bawaslu Karimun Muhammad Iskandar dalam acara sosialisasi pengawasan partisipatif bersama 40 jurnalis cetak, televisi, online maupun radio di Kafe Hall B, Coastal Area, Tanjung Balai Karimun, Senin (23/10/2023).

Bacaan Lainnya

Muhammad Iskandar mengharapkan peranan media dalam pengawasan partisipatif pada setiap tahapan Pemilu 2024. Tugas-tugas jurnalis, menurut dia, tidak jauh berbeda dengan Bawaslu, bedanya Bawaslu khusus melakukan pengawasan agar Pemilu berjalan sesuai aturan.

Menurut Iskandar, dalam melakukan pengawasan, pihaknya akan berfokus pada politik uang dan politik identitas.

“Tidak ada formula untuk menghilangkan politik uang, tapi untuk menekan itu ada, itulah dengan melakukan penindakan,” kata didampingi anggota Bawaslu Karimun Nurul Izzaturahmi.

Dan beberapa hari belakangan ini, pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi pengawasan partisipatif, sebagai upaya mengajak masyarakat agar berpartisipasi melakukan pengawasan setiap tahapan Pemilu.

Dia juga memaparkan ada tiga pola kerja yang dilakukan dalam menegakkan aturan Pemilu, antara lain tindakan pencegahan dengan melibatkan masyarakat untuk menjadi bagian dalam pengawasan partisipatif, kemudian tindakan pengawasan dan penindakan yang melibatkan Sentra Gakumdu jika menemukan pelanggaran.

Dia berharap sosialisasi dan diskusi dengan insan pers tersebut menghasilkan sebuah komunikasi kedua belah pihak, sehingga upaya pencegahan dan pengawasan tahapan Pemilu bisa lebih maksimal.

“Semoga hubungan kami dengan media menjadi lebih baik dan bersinergi menyukseskan Pemilu,” kata dia.

Sementara itu, salah seorang perwakilan wartawan, Fredy menyambut baik acara sosialisasi pengawasan partisipatif untuk kalangan jurnalis tersebut.

“Ke depan kami berharap ada pertemuan yang lebih fokus membahas peranan media dalam pengawasan pemilu,” kata Fredy. (jms)

Jurnalis: Jansen M Silalahi

Editor: Anton Marulam

Total Views: 189

Pos terkait