Serangan Udara Israel Hantam Gaza dan Lebanon

Gedung-gedung tampak rusak akibat serangan udara Israel di Kota Gaza, Senin, 23 Oktober 2023. (Foto: AP/Abed Khaled)
Gedung-gedung tampak rusak akibat serangan udara Israel di Kota Gaza, Senin, 23 Oktober 2023. (Foto: AP/Abed Khaled)

Militer Israel melancarkan serangan udara terhadap apa yang disebutnya puluhan target militan di Jalur Gaza, Minggu (22/10/2023) malam.

Pesawat Israel juga menghantam banyak target Hizbullah di Lebanon, termasuk sel-sel yang kata militer sedang bersiap meluncurkan rudal-rudal antitank dan roket ke arah Israel.

Bacaan Lainnya

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan kepada para wartawan bahwa ia percaya jeda kemanusiaan dalam konflik itu diperlukan untuk memungkinkan bantuan dapat mencapai orang-orang di Gaza.

Pernyataannya muncul tidak lama sebelum konvoi ketiga diizinkan melalui pos perbatasan Rafah menuju Gaza.

Borrell pada Senin mengatakan jumlah bantuan yang mencapai Gaza dalam dua pengiriman pertama itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di sana.

“Pada hari pertama, 20 truk diperbolehkan masuk, 20,” kata Borrell. “Kemarin, sekitar 20 lagi. Tetapi dalam masa normal, masa normal tanpa perang, 100 truk masuk Gaza setiap hari. Jadi jelas bahwa 20 tidak cukup.”

Israel telah melancarkan perangnya dengan serangan selama lebih dari dua pekan terhadap Gaza sebagai tanggapan atas serangan militan Hamas pada 7 Oktober lalu yang menewaskan 1.400 orang.

PBB mengatakan sekitar 1,4 juta orang telah melarikan diri dari rumah mereka dan ada kekurangan air, makanan dan obat-obatan di Gaza.

Borrell juga mengatakan berbagai upaya untuk meredakan konflik harus mencakup penghentian serangan roket Hamas dari Gaza dan pembebasan tawanan yang disandera kelompok militan itu.

Kementerian Kesehatan Palestina hari Senin mengatakan bahwa korban tewas di Gaza telah mencapai sedikitnya 5.087 orang, dengan 15.273 orang terluka.

Kementerian Kesehatan Palestina hari Minggu mengatakan bahwa korban tewas di Gaza telah mencapai sedikitnya 4.561 orang, dengan 14.254 orang terluka..

Israel telah melancarkan serangan udara di Gaza sejak serangan Hamas 7 Oktober lalu yang menewaskan lebih dari 1.400 orang di Israel.

Para pejabat Israel telah bertekad akan melanjutkan serangan itu hingga Hamas tidak lagi memiliki kemampuan menyerang.

Para pemimpin AS, Kanada, Prancis, Jerman, Italia dan Inggris hari Minggu membahas perang Israel-Hamas dalam pembicaraan telepon yang diadakan oleh Presiden AS Joe Biden.

Total Views: 307

Pos terkait