“Raskin di pasar harganya bagus. Ini tanggung jawab semua pihak untuk menjaga agar kualitas raskin tetap terjaga.”
Karimun (Jurnal) – Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau mengevaluasi pendistribusian beras untuk warga miskin atau raskin tahun 2013 di ruang rapat Kantor Bupati Karimun, Selasa (21/1).
Dalam rapat tersebut terungkap bahwa ada raskin yang berkualitas rendah sebagaimana disampaikan Kepala Bagian Perekonomian Setkab Karimun Herwansyah.
Mengenai hal itu, Wakil Bupati Karimun Aunur Rafiq saat memimpin rapat meminta agar kualitas raskin tahun 2014 diperbaiki.
“Raskin di pasar harganya bagus. Ini tanggung jawab semua pihak untuk menjaga agar kualitas raskin tetap terjaga,” katanya.
Menurut Wakil Bupati, kondisi alam Karimun yang berpulau-pulau menjadi tantangan dalam menjaga kualitas raskin tetap bagus, tidak terendam air laut saat pendistribusian,
“Bulog kami minta memperhatikan kualitas raskin. Distributor juga hati-hati menyalurkannya,” ucapnya.
Kepala Bagian Perekonomian Herwansyah mengatakan, raskin berkualitas rendah menjadi temuan BPKP.
Nilai realisasi raskin Karimun, menurut Herwansyah adalah 73,12 persen dengan meraih predikat terbaik kedua se-Provinsi Kepri.
“Meski terbaik kedua se-Kepri. BPKP menemukan raskin berkualitas, tanpa pengujian lebih dulu,” katanya.
Penyaluran raskin yang tidak tepat sasaran, biaya tambahan untuk pengangkutan, menurut dia juga menjadi temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Penyaluran raskin harus tepat harga. Tidak ada ongkos angkut bagi RTS yang tidak bisa mengambil sendiri karena ongkosnya sudah ditanggung pemerintah daerah,” kata Herwansyah.
“Masalah pendistribusian raskin memang rumit dan membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami berharap permasalahan yang sama tidak muncul lagi pada 2014,” ucapnya.
Kepala Bulog Batam P Lubis mengatakan akan mengganti raskin yang berkualitas rendah.
“Memang ada raskin yang disalurkan pada beberapa kecamatan yang tidak layak konsumsi, nanti akan diganti,” kata Lubis.
Total raskin yang disalurkan pada 2013 sebanyak 1.930,725 ton.
Wakil Bupati Aunur Rafiq juga menyerahkan penghargaan penghargaan seperti piala, piagam dan plakat untuk Kecamatan Kundur, Durai dan Kecamatan Ungar yang meraih predikat terbaik dalam pendistrubusian raskin. (rdi/antarakepri.com)





