Presiden Sebut Indonesia akan Fokus pada Isu Ekonomi di KTT ASEAN

Presiden Joko Widodo dengan delegasi terbatas akan melakukan kunjungan perdana ke empat negara di kawasan Afrika. (Foto: Courtesy/Biro Setpres)
Presiden Joko Widodo dengan delegasi terbatas akan melakukan kunjungan perdana ke empat negara di kawasan Afrika. (Foto: Courtesy/Biro Setpres)

ASEAN Bussines Investment Summit Resmi Dibuka

Di hari yang sama, Presiden Jokowi resmi membuka ASEAN Bussines Investment Summit 2023, di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Dalam sambutannya, Jokowi mengungkapkan bahwa ASEAN telah membuktikan diri sebagai kawasan yang damai, stabil dan sejahtera dimana hal itu dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 4,5 persen secara tahunan. ASEAN, kata Jokowi, juga menjadi kawasan yang paling menarik bagi foreign direct investment (FDI).

Bacaan Lainnya

“Di tahun 2022, 17 persen FDI masuk ke ASEAN. Ini juga tertinggi dibanding kawasan-kawasan berkembang lainnya,” kata Jokowi.

Selain itu, presiden mengatakan saat ini ASEAN juga sedang menikmati bonus demografi dengan mempunyai angkatan kerja ke-3 terbesar di dunia. Menurutnya, populasi kelas menengah ASEAN berpotensi mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2030.

“Enam puluh lima persen populasi berpotensi nantinya menjadi kelas menengah di tahun 2030. Ini kita harus tepuk tangan karena ini semua adalah modal besar ASEAN untuk mencapai cita-cita menjadi epicentrum of growth,” ucapnya.

Meski begitu, ia mengingatkan agar ASEAN harus terus memperkuat kolaborasi baik antarnegara maupun antarmasyarakat dalam menghadapi ketidakpastian global yang masih terjadi. Jokowi menyebut ASEAN membutuhkan strategi taktis yang luar biasa untuk menghadapi kondisi tersebut.

“ASEAN butuh strategi taktis yang extraordinary. Ini strateginya bukan strategi besar, tapi strategi taktis yang extraordinary. Butuh kolaborasi yang makin solid, tidak bisa sendiri-sendiri, butuh kolaborasi yang solid baik antarnegara, antarpengusaha, dan juga antarmasyarakat,” lanjutnya.

Untuk itu, Jokowi berharap ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) dapat turut berperan dalam perumusan dan pengimplementasian strategi taktis serta penguatan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Selain itu, Presiden juga berharap konsep ASEAN Incorporated yang diperkenalkan oleh ASEAN-BAC mampu menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan.

“Saya juga berharap konsep ASEAN Incorporated yang tadi disampaikan oleh Pak Arsyad, yang diperkenalkan oleh ASEAN-BAC mampu menjadi jembatan komunikasi untuk menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan sehingga mampu memperkuat daya saing ASEAN dan meningkatkan kesejahteraan ASEAN,” tandasnya. [voa]

Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam

Total Views: 320

Pos terkait