Pemkab Karimun merilis data penanganan Covid-19 per 1 Mei

  • Whatsapp
Bakal calon bupati petahana, Aunur Rafiq usai menghadiri sebuah acara beberapa waktu lalu. Soal pendamping Aunur Rafiq janji diumumkan bulan ini. (foto:yra)
Bakal calon bupati petahana, Aunur Rafiq usai menghadiri sebuah acara beberapa waktu lalu. Soal pendamping Aunur Rafiq janji diumumkan bulan ini. (foto:yra)

Reaktif tersebut belum bisa dipastikan positif terinfeksi virus corona karena masih harus menunggu hasil swab dari pusat

Pemkab Karimun merilis data penanganan COVID-19 per 1 Mei. Foto: Bupati Karimun Aunur Rafiq. (yra)
Pemkab Karimun merilis data penanganan COVID-19 per 1 Mei. Foto: Bupati Karimun Aunur Rafiq. (yra)

Karimun, Jurnalterkini,id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun merilis data penanganan COVID-19 per 1 Mei 2020.

Bacaan Lainnya

Dalam laporan tersebut, Bupati Karimun Aunur Rafiq selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Karimun merilis data penanganan COVID-19 per 1 Mei, meliputi jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga hasil Rapid Test yang dilakukan.

“Total ODP 277 orang dan yang masih dalam proses pemantauan sebanyak 12 orang, sedangkan PDP sebanyak 16 pasien yang seluruhnya sudah selesai pengawasan,” ujar Aunur Rafiq dalam laporan Pemkab Karimun merilis data penanganan COVID-19 per 1 Mei.

Kemudian, sebanyak 470 orang sudah menjalani Rapid Test Antibody, dimana hasilnya 464 orang negatif dan 6 orang reaktif Covid-19.

“Reaktif tersebut belum bisa dipastikan positif terinfeksi virus corona karena masih harus menunggu hasil swab dari pusat,” katanya.

Lebih lanjut Aunur Rafiq mengatakan, jumlah ODP Covid-19 di Kabupaten Karimun saat ini berada di 4 Kecamatan dari 12 Kecamatan se-Kabupaten Karimun.

“Kecamatan Tebing 1 orang, Kecamatan Karimun 2 orang, Kecamatan Meral 1 orang, Kecamatan Meral Barat 2 orang, dan Kecamatan Ungar 6 orang,” kata Aunur Rafiq.

WNI asal Malaysia

Orang nomor 1 di Karimun ini juga menyampaikan soal jumlah WNI asal Malaysia yang datang atau transit di Karimun.

Hingga hari ini, jelas dia, tercatat sebanyak 15.749 Warga Negara Indonesia (WNI) yang kembali ke Indonesia melalui Kabupaten Karimun.

“Dari tanggal 18 Maret hingga 24 April 2020 sebanyak 15.749 warga yang kembali, dimana 6.595 WNI yang berdomisili di Kabupaten Karimun, kemudian ada 9.154 WNI yang berasal dari luar daerah untuk transit di Kabupaten Karimun,” paparnya.

Untuk diketahui, Bupati Karimun terus meningkatkan upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19 atau Virus Corona dengan menerbitkan Surat Edaran seperti pemberlakuan Jam Malam, imbauan tidak mudik.

Kemudian, memberlakukan wajib karantina bagi warga yang baru saja pulang dari zona merah COVID-19 di SMP Negeri 2 Binaan, Kecamaan Tebing. (yra)

Pos terkait