Komisi II DPRD Sidak SPBE Pertama di Karimun, Kelistrikan Jadi Kendala

Ketua Komisi II DPRD Karimun Raja Rafiza (3 kanan) bersama anggota dan manajemen SPBE berfoto bersama di sela-sela peninjauannya di SPBE tersebut, Senin (17/7/2023). (JurnalTerkini.id/Yogi)
Ketua Komisi II DPRD Karimun Raja Rafiza (3 kanan) bersama anggota dan manajemen SPBE berfoto bersama di sela-sela peninjauannya di SPBE tersebut, Senin (17/7/2023). (JurnalTerkini.id/Yogi)

Karimun,JurnalTerkini.id – Komisi II DPRD Karimun menggelar sidak kesiapan sarana dan prasarana Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) pertama di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Senin (17/7) pagi.

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Karimun, Raja Rafiza dan diikuti sejumlah anggota diantaranya Sulistina, Nyimas Novi, Andak Tahir dan Aloysius.

Bacaan Lainnya

Sidak pertama dilakukan di SPBE Sememal Pasir Panjang dan Pelabuhan Bongkar Muat untuk SPBE di Pelabuhan Parit Rempak.

Sidak tersebut diawali dengan pengecekan lokasi SPBE di kawasan Sememal, Meral Barat. Kemudian di Tempat Bongkar Muat dan Tangki penyimpanan SPBE di Pelabuhan Parit Rempak, Kecamatan Meral.

“Sidak yang kami lakukan untuk meninjau sarana prasarana dan kesiapan SPBE sebelum beroperasi nantinya untuk memenuhi kebutuhan gas elpiji bagi masyarakat,” ujar Ketua Komisi II DPRD Karimun, Raja Rafiza.

Rafiza mengatakan, saat ini SPBE Sememal masih dalam proses persiapan yang mana sudah hampir 100 persen.

Hanya saja, mereka masih terkendala persoalan kelistrikan karena berada di zona kelistrikan kawasan industri yang dipasok oleh PT Soma Daya Utama.

Sementara PT Soma Daya Utama masih dalam tahap pembangunan dan belum beroperasi untuk memasok listrik ke perusahaan.

“Kendala SPBE ini adalah soal kelistrikannya, listrik disuplai oleh PT Soma Daya Utama. Kita akan berkomunikasi dan meminta solusi dari mereka terkait suplai listrik untuk SPBE ini,” katanya.

Total Views: 518

Pos terkait