Persatuan Kelompok Nelayan Karimun Berazam terbentuk, Nyimas Novi mengaku kagum

Sementara itu, Alfanani. Perwakilan para nelayan mengatakan, sebelum adanya PKNKB, para nelayan tidak memiliki kelompok yang menaungi sehingga bisa bahu-membahu untuk mewujudkan masa depan yang lebih.

Hal itu menyebabkan, ketika para nelayan mendapatkan kendala ketika melaut, selalu diselesaikan secara perorangan.

Bacaan Lainnya

Untuk itu para nelayan membentuk PKNKB agar nasib mereka kedepannya selama di laut bisa lebih baik lagi.

“Kedepan kami harap agar terbentuknya organisasi ini para nelayan lainnya juga bisa bergabung bersama kami , kemudian kita juga berharap kesediaan aparat penegakan hukum di laut serta pemerintah daerah untuk mengayomi kami semua, agar terciptanya keselamatan di laut,” kata Alfanani.

Alfanani menyampaikan, saat ini baru sekira 60 kapal nelayan yang didalamnya masing-masing terdapat sekitar 10 awak kapal yang tergabung di PKNKB.

“Sementara ini masih nelayan cumi dan sotong, namun kita mengharapkan agar nelayan jenis apapun bisa bergabung untuk memperkuat persatuan nelayan ini, dan selanjutnya kita akan membuat badan hukum ke notaris, agar kepengurusan bisa segera dikukuhkan,” ujarnya.

Terakhir, ia yang mewakili para nelayan ini mengucapkan terimakasih kepada Anggota DPRD Karimun, Nyimas Novi Ujiani yang telah menginisiasikan terbentuknya Persatuan Kelompok Nelayan Karimun Berazam (PKNKB).

“Terimakasih atas perhatian dari ibu nyimas selaku anggota dewan, untuk itu kami meminta ibu nyimas sebagai penasehat PKNKB agar terus dapat mengayomi kami sebagai kelompok nelayan,” Ucapnya.

Untuk diketahui, selanjutnya Nyimas Novi Ujiani bersama Persatuan Kelompok Nelayan Karimun Berazam (PKNKB) berencana akan menggelar silaturahmi dengan instansi terkait seperti Kapolres Karimun, Dandim 0317/TBK, Danlanal Tanjung Balai Karimun, KSOP, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Karimun, untuk meminta kesediaannya sebagai dewan pembina, pelindung dan penasehat kelompok nelayan tersebut. (yra)

Total Views: 442

Pos terkait