
Kelompok ini harus berbadan hukum yang jelas, dimana nantinya melibatkan pelindung atau penasehat seperti instansi terkait mengenai kelautan dan perkapalan
Karimun, JurnalTerkini.id – Persatuan Kelompok Nelayan Karimun Berazam (PKNKB) resmi terbentuk.
Terbentuknya kelompok nelayan cumi-cumi dan sotong ini merupakan tindak lanjut usai mereka menyampaikan aspirasinya kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani saat melaksanakan kegiatan resesnya berberapa waktu yang lalu.
“Saya kagum dengan gagasan dan inisiatif para nelayan untuk membentuk PKNKB ini, karena selama bertahun-tahun para nelayan ini belum memiliki wadah yang berbadan hukum untuk melindungi diri mereka selama berlayar di laut lepas,” ujar Nyimas Novi saat bertemu dengan para nelayan, Minggu (21/6/2020).
Dikatakan Nyimas, ia yang diminta para nelayan untuk menjadi penasehat ini meminta agar terbentuknya PKNKB tidak hanya sebatas membentuk organisasi.
“Kelompok ini harus berbadan hukum yang jelas, dimana nantinya melibatkan pelindung atau penasehat seperti instansi terkait mengenai kelautan dan perkapalan, hal ini agar ketika nelayan mendapat kendala selama beraktivitas, semua unsur dapat membantu,” katanya.
Ketua DPC PKB Karimun ini menjelaskan, selain kendala saat berada di laut, para nelayan juga menyampaikan kendala mereka terkait Sumber Daya Manusia (SDM), dikarenakan mereka belum ada buku pelaut.
“Terkait buku pelaut saya harap pemerintah daerah dapat membantu, kalau jumlah nelayan banyak, kita bisa laksanakan sekolah pelaut di sini, sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah kepada nelayan,” jelasnya.





