Perusahaan itu juga mengancam akan menarik konten berita di Kanada dalam menanggapi legislasi yang diusulkan di sana, bersama perusahaan induk Google, Alphabet, yang mengatakan pihaknya akan menghapus tautan ke artikel berita dari hasil pencarian mesinnya di Kanada.
Rancangan-rancangan UU itu sama dengan undang-undang terobosan yang disahkan Australia pada tahun 2021, yang juga memicu ancaman dari Facebook dan Google untuk membatasi layanan mereka.
Kedua perusahaan itu pada akhirnya membuat kesepakatan dengan perusahaan-perusahaan media Australia setelah amandemen undang-undang ditawarkan, meski kebuntuan itu mendorong penghentian sementara laman berita Facebook di Australia dalam prosesnya.
Laporan pemerintah Australia yang diterbitkan pada Desember lalu menyimpulkan bahwa undang-undang tersebut sebagian besar telah berhasil.
Google tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters terkait RUU di California. [voa]
Jaringan: VOA





