Karimun (Jurnal) – Kementerian Pendidikan Nasional memberikan bantuan siswa miskin (BSM) kepada 400 siswa kurang mampu setingkat SLTP yang ada di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.
Secara simbolis, BSM tersebut diserahkan salah satu organisasi kemasyarakatan, Paguyuban Jowo Manunggal bersama anggota Komisi X DPR Asman Abnur di Hotel Holiday Tanjungbalai Karimun, Sabtu (9/11).
Asman Abnur, sesaat sebelum penyerahan bantuan menyatakan, salah satu tugas anggota DPR RI adalah menampung semua aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat, sesuai dengan bidang komisi di DPR RI.
“Karena saya berada di Komisi X yang salah satunya membidangi pendidikan, maka saya berkewajiban menyampaikan aspirasi ini ke Kemendiknas sebagai mitra kerja Komisi X,” terang Asman.
Dikatakannya, kalau ada masyarakat yang memiliki keluhan terkait pendidikan, maka tak usah ragu menyampaikannya ke Komisi X, “Jika ada yang hendak disampaikan, maka silakan secepatnya disampaikan kepada kami, Insya Allah akan segera kami sampaikan juga kepada kementerian terkait di pusat, seperti bantuan siswa miskin ini,” ungkap Asman lagi.
Ketua DPP Jowo Manunggal, Indra Isputranto didampingi Sekjen Agus ketika diwawancarai mengatakan, BSM bagi siswa di Karimun dan Kepri tersebut sudah diajukan kepada Kemendiknas sejak empat bulan yang lalu, bantuan tersebut sudah mulai bisa diambil siswa sejak seminggu ini di setiap kantor masing-masing di Karimun.
Secara keseluruhan siswa yang menerima BSM di Provinsi Kepri sekitar 1800-an orang dari jenjang SD hingga SLTA.
Data jumlah siswa yang berhak menerima bantuan tersebut, kata Indra berdasarkan pengajuan yang disampaikan DPD Jowo Manunggal Karimun, lalu diolah di tingkat DPP hingga diajukan ke Kemendiknas.
Menurut Indra, karena saya tidak kenal dengan orang-orang di Kemendiknas, maka saya meminta bantuan kepada Asman Abnur untuk menjembatani agar nama-nama yang kami ajukan tersebut bisa diberi bantuan.
“Alhamdulillah, begitu Pak Asman menyampaikan ke Kemendiknas, bantuan tersebut bisa cair dan langsung direalisasikan kepada anak-anak,” ungkapnya.
Lebih lanjut Indra mengatakan, bantuan tersebut diberikan secara triwulan, namun sesuai juga dengan data yang diajukan oleh Jowo Manunggal.
Besaran bantuan yang diberikan untuk kelas dua siswa tingkat SLTP sebesar Rp 550 ribu per siswa dan untuk kelas 1-nya mendapatkan angka separuhnya. Sementara, untuk siswa SLTA diberi bantuan sebesar Rp750 ribu per siswa. (edy)





