Karimun (Jurnal) – Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) “Usaha Bersama” mengadakan pelatihan tata boga dan hasta karya di gedung sekretariat PPWPM, Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Selasa (12/11).
Nyimas Novi Ujiani, Ketua Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Usaha Bersama mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membantu peningkatan prekonomian keluarga. Peserta diharapkan bisa mengembangkan ekonomi kreatif yang dimulai dari keluarga.
Peserta pelatihan sebanyak 60 orang dan kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap selama dua hari, dengan menghadirkan tutor lokal yang sudah berpengalaman di bidang masing-masing.
Peserta dibagi dalam dua pelatihan, yakni 30 orang untuk tata boga dan 30 orang lainnya pelatihan hasta karya.
“Pelatihan ini juga bertujuan melatih peserta agar trampil sehingga dapat menambah perekonomian keluarga,” ujar Novi
Novi menambahkan, sumber kegiatan untuk pelatihan yang di lakukan ini bersumber dari BLM reguler PNPM Mandiri Perkotaan anggaran tahun 2013 dari pusat yang dikucurkan untuk BKM Usaha Bersama.
Sedangkan keunggulan dan hasil yang diinginkan, Novi berharap dengan adanya program seperti ini, masyarakat akan lebih kreatif, sebab banyak petani kebun yang berharap hasil panen mereka lebih dimanfaatkan, dan didistribusikan agar lebih baik.
Ia mengatakan, kegiatan tata boga lebih mengambil hasil petani Kelurahan Sungai Raya seperti ubi dan buah sukun untuk diolah menjadi makanan bergizi dan tentunya bisa dipasarkan.
Untuk hasta karya seperti daur ulang koran, karung guna menciptakan tas atau barang-barang kreatif lainnya seperti kotak tisu, “Sebab kami juga mendatangkan dari Karimun Expo guna memberikan pengenalan packing untuk produk layak jual,” beber Novi.
Sugiono, Sekcam Kecamatan Meral dalam sambutannya mengaku sangat merespon sekali dengan kegiatan ini, sebab dengan hadirnya kegiatan ini bisa menambah antusias masyarakat yang ingin meningkatkan kreatifitas, guna menghasilkan perekonomian yang lebih baik.
“Kami berharap kegiatan seperti ini setiap tahun ada, jadi masyarakat yang ingin meningkatkan ekonomi juga tahu bagaimana cara mamasarkan produk agar bisa dikenal masyarakat luas dan harapannya semoga masyarakat kecil lebih terbantu,” pungkas Sugiono. (edy)





