Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menghargai kritik yang disampaikan masyarakat sipil atas rencana penambahan Kodam. Namun, kata dia, sikap fobia militer tidak perlu dihembuskan terus menerus pada era demokrasi dan keterbukaan seperti sekarang. Ia khawatir sikap tersebut dapat membahayakan dan memperlemah upaya Indonesia memperkuat pertahanan di semua matra.
“Perluasan Kodam penting dan kebutuhan saat ini seiring upaya modernisasi alutsista udara, laut dan darat yang sedang dilakukan. Maka, penguatan komando teritorial sangat penting untuk menjaga setiap jengkal tanah dan air NKRI,” ujar Dahnil kepada VOA, Rabu (24/5/2023).
Dahnil berpandangan semua sisi pertahanan perlu diperkuat di tengah dinamika geopolitik dan geostrategi global yang dinamis. Wacana penambahan Kodam di setiap provinsi sebelumnya disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman pada Februari 2023 lalu. Menurutnya, usulan tersebut sesuai dengan perintah Menteri Pertahanan. [voa]
Jaringan: VOA






