Konjen Ingatkan Jemaah Haji Indonesia Tidak Bawa Jimat

Ilustrasi: Jamaah Calon Haji Karimun beberapa waktu lalu. (JurnalTerkini.id/Rusdi)
Ilustrasi: Jamaah Calon Haji Karimun beberapa waktu lalu. (JurnalTerkini.id/Rusdi)

“Jamaah juga jangan sembarangan membuat konten negatif saat berada di Masjidil Haram lalu diunggah di media sosial. Misal, pengalaman kehilangan sandal padahal lupa meletakkannya lalu dibuat konten video. Ini juga bisa bermasalah,” ujarnya.

Terkait pelindungan jamaah lainnya seperti pencekalan. Konjen RI mengingatkan Saudi memberlakukan masa cekal 10 tahun. Sehingga, warga yang pernah dideportasi atau dicekal tidak bisa masuk ke Saudi sebelum melewati masa 10 tahun.

Bacaan Lainnya

“Masa cekal juga berlaku bagi jamaah umrah dan haji. Jemaah perlu diinfokan kalau pernah dicekal dan dideportasi, pastikan kejadian itu sudah lebih 10 tahun. Saudi makin ketat,” kata Eko.

Untuk diketahui, jamaah haji Indonesia akan mulai tiba di Madinah pada 24 Mei 2023. Kloter pertama asal Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) akan menjadi rombongan perdana yang mendarat di Madinah.

Jamaah haji dijadwalkan tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz pukul 6.20 waktu Arab Saudi, dan akan mejalani ibadah Arbain (salat wajib berjamaah di Masjid Nabawi selama 40 waktu) di Madinah sebelum diberangkatkan ke Makkah. (siberindo.co)

Total Views: 432

Pos terkait