Truk Tabrak Rumah, Kapolres Karimun Imbau Perusahaan Peduli Keselamatan Pekerjanya

Truk tabrak rumah, Kapolres Karimun imbau perusahaan peduli keselamatan pekerjanya. Tampak Kapolres Karimun AKPB Muhammad Adenan mengamati bagian depan truk yang ringsek setelah insiden tabrakan itu, Jumat (19/6/2020). (Foto: yra)
Truk tabrak rumah, Kapolres Karimun imbau perusahaan peduli keselamatan pekerjanya. Tampak Kapolres Karimun AKPB Muhammad Adenan mengamati bagian depan truk yang ringsek setelah insiden tabrakan itu, Jumat (19/6/2020). (Foto: yra)

Perhatikan K3 para sopir, mereka harus mendapat istirahat yang cukup, jangan sampai mereka membawa kendaraan seperti truk itu dalam keadaan lelah dan mengantuk, karena hal itu sangat berisiko terjadinya kecelakaan

Karimun, JurnalTerkini.id – Truk tabrak rumah, Kapolres Karimun imbau perusahaan peduli keselamatan pekerjanya.

Bacaan Lainnya

Kapolres Karimun, Polda Kepulauan Riau, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muhammad Adenan menyatakan hal itu terkait dengan insiden kecelakaan, yakni sebuah truk bermuatan tabung gas LPG 3 kilogram menabrak sebuah rumah di Jl. MT Haryono, Ranggam, Kecamatan Tebing, Jumat (19/6/20).

Orang nomor satu di Kepolisian Resor (Polres) Karimun ini mengimbau kepada para sopir agar tidak memaksakan diri untuk membawa truk apabila dalam keadaan mengantuk atau lelah.

“Para sopir truk diimbau untuk tidak memaksa diri untuk membawa kendaraan disaat mengantuk, karena hal itu bisa berakibat fatal di jalan seperti insiden tabrakan yang terjadi hari ini,” ujar AKBP Muhammad Adenan kepada Jurnalterkini.id saat dihubungi via whatsapp.

Baca:

https://jurnalterkini.id/berita/3129/truk-bawa-tabung-gas-nabrak-rumah-di-ranggam-karimun/

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Mantan Kapolres Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung ini mengimbau kepada pemilik atau perusahaan yang menggunakan transporter agar lebih memperhatikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) para pekerjanya.

Terkait insiden tersebut, Kapolres Karimun kembali mengingatkan perusahaan agar peduli keselamatan pekerjanya, dan jangan dibiarkan atau dipaksakan untuk bekerja jika kondisi sedang kurang baik, seperti mengantuk atau kelelahan.

“Perhatikan K3 para sopir, mereka harus mendapatkan istirahat yang cukup, jangan sampai mereka membawa kendaraan seperti truk itu dalam keadaan lelah dan mengantuk, karena hal itu sangat berisiko terjadinya kecelakaan,” pungkasnya.

Sementara itu, pemilik rumah mengatakan, Sukirtono mengatakan sebelum menabrak rumahnya, truk terlebih dahulu menabrak motor dan pagar milik Apotek Tebing Farma yang berada di samping rumahnya.

“Saat itu saya sedang di belakang bersama cucu, kemudian saya dengar suara seperti dentuman bom yang ternyata adalah sebuah truk yang menabrak garasi saya,” ujar Sukirtono.

Dari insiden itu, 3 orang yang berada dalam truk tersebut yakni satu sopir dan dua kernet jatuh pingsan dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT), PN, Kecamatan Tebing guna menjalani perawatan medis. (yra)

Total Views: 126

Pos terkait