Korban Gempa di Turki dan Suriah Bisa Capai 50.000 Orang

Warga menghadiri salat jenazah korban gempa Mustafa Mercan, istri Nilhan dan bayi kembarnya Mehmet Ali dan Duru, 3, di Bayramic, Canakkale, Turki, Sabtu, 11 Februari 2023. (Foto: via AP)
Warga menghadiri salat jenazah korban gempa Mustafa Mercan, istri Nilhan dan bayi kembarnya Mehmet Ali dan Duru, 3, di Bayramic, Canakkale, Turki, Sabtu, 11 Februari 2023. (Foto: via AP)

Kepala bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Martin Griffiths menyebutkan korban tewas gempa di Turki dan Suriah bisa mencapai 50.000 orang

Marthin Griffiths menyatakan korban  tewas akan “berlipat ganda atau lebih” dari korban yang tercatat saat ini sebanyak 28.000 jiwa.

Bacaan Lainnya

Griffiths tiba di Kota Kahramanmaras di selatan Turki pada Sabtu (11/2). Kahramanmaras adalah pusat gempa berkekuatan 7,8 skala Richter pertama yang membalikkan kehidupan jutaan orang pada Senin (6/2) dini hari.

Dalam sebuah wawancara dengan Sky News pada Sabtu (11/2), Griffiths mengatakan: “Saya pikir sulit untuk memperkirakan dengan tepat karena kita perlu memeriksa ke bagian bawah reruntuhan, tetapi saya yakin jumlahnya (korban tewas -red) akan berlipat ganda atau lebih.”

“Kami belum benar-benar menghitung jumlah korban tewas,” katanya.

Pejabat dan petugas medis mengatakan terdapat 24.617 orang tewas di Turki dan 3.574 di Suriah. Jumlah korban tewas secara total yang terkonfirmasi sekarang mencapai 28.191.

Puluhan ribu pekerja penyelamat menjelajahi sejumlah permukiman yang rata dengan tanah di tengah cuaca dingin yang menambah kesengsaraan jutaan orang yang sangat membutuhkan bantuan.

Total Views: 1293

Pos terkait