Ditinggal Pemilik, Rumah di Meranti ‘Dilahap’ Si Jago Merah

Ditinggal Pemilik, Rumah Di Meranti 'Dilahap' Si Jago Merah Dalam kondisi ditinggalkan oleh semua penghuni, Satu unit rumah di Desa Banglas Barat Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti - Riau hangus 'dilahap' api pada hari Kamis 09 Februari 2023 sekira pukul 09.00 WIB. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik ketika Pemilik rumah bernama Bukhori dan istrinya sedang beraktivitas di tempat kerja, sementara anak mereka kala itu sedang berada di Sekolah. "Saya dan istri kan di tempat kerja, sementara anak kami sedang berada di Sekolah. Kabar ini kami ketahui dari salah Satu teman yang menelepon bahwa rumah kami sedang terbakar", ujarnya bernada murung. Peristiwa yang terjadi di Jalan Mahmud itu sempat mendapatkan pertolongan warga bersama tim pemadam kebakaran. Namun kobaran api yang begitu cepat, sehingga rumah berbahan kayu tersebut gagal diselamatkan. "Kami sangat berterimakasih kepada warga dan tim pemadam kebakaran yang telah berupaya. Namun karena apinya terlalu besar, sehingga tidak ada yang bisa diselamatkan kecuali 1 unit Sepeda Motor", tambah Bukhori. Beberapa saat setelah kejadian, personil aparat penegak hukum pun turun ke Tempat Kejadian Perkara guna mengetahui secara pasti motif penyebab kebakaran terjadi, meskipun di peristiwa itu tidak ada korban jiwa sama sekali Belum didapatkan informasi lebih lanjut dari pihak Kepolisian, namun kerugian yang diderita pemilik ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Sejumlah warga berusaha memadamkan api yang membakar rumah Bukhori, warga Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Kamis (9/2/2023). (JurnalTerkini.id/Samsir Ibrahim)

Selatpanjang, JurnalTerkini.id – Dalam kondisi ditinggal penghuni, satu unit rumah di Desa Banglas Barat Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti – Riau hangus ‘dilahap’ api, Kamis 09 Februari 2023 sekira pukul 09.00 WIB.

Kebakaran diduga akibat korsleting listrik ketika pemilik rumah bernama Bukhori dan istrinya sedang beraktivitas di tempat kerja, sementara anak mereka kala itu sedang berada di sekolah.

Bacaan Lainnya

“Saya dan istri ‘kan di tempat kerja, sementara anak kami sedang berada di Sekolah. Kabar ini kami ketahui dari salah Satu teman yang menelepon bahwa rumah kami sedang terbakar,” ujarnya bernada murung.

Peristiwa di Jalan Mahmud itu sempat mendapatkan pertolongan warga bersama tim pemadam kebakaran. Namun kobaran api yang begitu cepat, sehingga rumah berbahan kayu tersebut gagal diselamatkan.

“Kami sangat berterimakasih kepada warga dan tim pemadam kebakaran yang telah berupaya. Namun karena apinya terlalu besar, sehingga tidak ada yang bisa diselamatkan kecuali 1 unit Sepeda Motor,” tambah Bukhori.

Beberapa saat setelah kejadian, personil aparat penegak hukum pun turun ke Tempat Kejadian Perkara guna mengetahui secara pasti motif penyebab kebakaran terjadi, meskipun di peristiwa itu tidak ada korban jiwa sama sekali

Belum didapatkan informasi lebih lanjut dari pihak Kepolisian, namun kerugian yang diderita pemilik ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. (sam)

Jurnalis: Samsir Ibrahim

Total Views: 309

Pos terkait