Guna mengantisipasi keadaan darurat sebelum 22 Februari, kursi Rubio dipindahkan dari MS-22 ke pesawat antariksa SpaceX Crew Dragon, yang juga merapat ke ISS, kata Roscosmos, Sabtu (14/1).
“Jika evakuasi darurat diperlukan, Francisco Rubio akan kembali ke Bumi dengan (Crew Dragon), dan kosmonot Roscosmos (akan kembali) dengan Soyuz MS-22, katanya.
“Turunnya dua kosmonot, bukan tiga, akan lebih aman, karena akan membantu mengurangi suhu dan kelembaban di Soyuz MS-22.”
Hubungan antara Rusia dan Amerika Serikat telah memburuk pasca invasi Moskow ke Ukraina, tetapi kedua negara itu terus bekerja sama erat di ISS, sebuah laboratorium orbital sekitar 400 km di atas Bumi yang telah ditempati selama dua dekade. [voa]





