Fatah didirikan oleh Yasser Arafat dan para pemimpin lainnya tahun 1959. Namun Fatah menggumumkan kelahirannya ketika meluncurkan serangan bersenjata pertama terhadap Israel dari Lebanon pada 1 Januari 1965.
Pada tahun 1990an Arafat menandatangani perjanjian damai dengan Israel dan Otoritas Palestina untuk mengelola Gaza dan Tepi Barat yang diduduki Israel. Ketika itu terjadi demonstrasi besar yang menandai perpecahan diantara warga Palestina. Kelompok Fatah dan Hamas, yang merupakan faksi terbesar di Palestina, tetap menjadi musuh bebuyutan; dan berbagai upaya Arab untuk mendamaikan keduanya telah menemui jalan buntu.
Selama bertahun-tahun Hamas telah mengkonsolidasikan kontrolnya di wilayah Gaza, sementara Otoritas Palestina – yang diakui secara internasional – berjuang mengatur daerah otonom di Tepi Barat. Tuduhan korupsi dan salah urus membayangi Otoritas Palestina dan Abbas, yang secara luas dipandang sebagai otokrat. [voa]






