Advertorial – Sulap KECC jadi Mall Pelayanan Publik

Bupati Karimun Aunur Rafiq meninjau gedung KECC yang akan disulap jadi Mall Pelayanan Publik (MPP). (foto: yra)
Bupati Karimun Aunur Rafiq meninjau gedung KECC yang akan disulap jadi Mall Pelayanan Publik (MPP). (foto: yra)

Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus berupaya melaksanakan program pembangunan, salah satunya dengan memanfaatkan gedung Karimun Exhibition and Convention Center (KECC).

Gedung KECC dibangun di pinggir laut, tepatnya di samping hall B Panggung Rakyat Putri Kemuning Coastal Area Tanjung Balai Karimun.

Bacaan Lainnya

Gedung ini belum rampung dan terbengkalai sejak dibangun padar 2014..

Untuk pemanfaatannya, Pemkab Karimun berencana menyulapnya menjadi Mal Pelayanan Publik, untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Gedung yang mangkrak sejak tahun 2014 itu, bakal direvitalisasi pada tahun 2023 mendatang.

Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karimun dan konsultan telah meninjau sekaligus mensurvei gedung KECC oada Senin (13/6/2022).

“Kita sudah survey bersama konsultan, adapun rencana pembangunan (Revitalisasi-red) pada tahun 2023,” kata Bupati Rafiq.

Bupati mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan persoalan hutang dengan pihak ketiga yang telah membangun gedung tersebut.

“Kita sudah selesaikan kewajiban ke pihak ke tiga, dengan begitu kita bisa melakukan renovasi dan pembangunan gedung KECC ini untuk dijadikan Mall Pelayanan Publik,” katanya.

Rafiq menjelaskan bahwa Mall Pelayanan Publik akan dibuat di lantai satu gedung, di sana akan menjadi tempat berlangsungnya kegiatan atau aktifitas penyelenggaraan pelayanan publik atas barang, jasa atau pelayanan administrasi yang merupakan perluasan fungsi pelayanan terpadu baik pusat maupun daerah serta pelayanan Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha.

Kemudian untuk lantai dua, akan difungsikan untuk tempat ruangan terbuka yang bisa digunakan untuk tempat acara, baik acara wedding, pentas seni atau kegiatan pihak swasta dan lainnya.

“Sementara pada bagian sisi kiri dan kanan bangunan juga dikonsepkan menjadi tempat nongkrong dengan cafe-cafe atau kuliner oleh pihak swasta maupun UMKM warga Karimun,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq. (adv)

Total Views: 323

Pos terkait