“Yang tidak hadir itu sudah meminta izin atau cuti tambahan kepada pimpinan. Namun, secara umum tingkat kehadiran cukup tinggi.”
Karimun (Jurnal) – Tingkat kehadiran pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau usai cuti Lebaran pada Senin (12/8) cukup tinggi mencapai 98 persen, kata Asisten Administrasi dan Umum Setkab Karimun, Syamsuardi.
Syamsuardi mengatakan itu usai menggelar inspeksi mendadak di sejumlah dinas, badan dan kantor di lingkungan pemerintah daerah setempat.
Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Karimun Kamarullazi yang mengatakan sebagian besar pegawai sudah masuk kerja usai cuti bersama Idul Fitri 1434 Hijriah.
“Yang tidak hadir itu sudah meminta izin atau cuti tambahan kepada pimpinan. Namun, secara umum tingkat kehadiran cukup tinggi,” kata Kamarullazi,
Namun demikian, lanjut dia, pegawai yang terbukti bolos akan diberikan sanksi seusai peraturan dan disiplin kepegawaian.
“Sanksi diberikan dilihat dari berapa kali pegawai tersebut bolos, bisa teguran tertulis dan peringatan keras,” ucapnya.
Meski kehadiran cukup tinggi, Bupati Karimun Nurdin Basirun sempat berang ketika mengetahui banyak pegawai di sekreariat kabupaten masih ada yang belum masuk kerja.
“Seharusnya pegawai sekretariat lebih tinggi tingkat disiplinnya, karena mereka ditugaskan di sana berdasarkan kualifikasi dan kelayakan yang lebih dari pegawai lain,” ucapnya. (rus)





