Sementara itu, Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, naiknya target pendapatan daerah pada APBD Perubahan dikarenakan tunda salur dari pemerintah pusat sebesar Rp137 miliar akan dituntaskan oleh Kementerian Keuangan tahun ini juga.
“Naiknya target pendapatan daerah karena tahun ini pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan akan menyelesaikan tunda salur tahun-tahun sebelumnya,” kata Rafiq yang diwawancarai usai rapat paripurna DPRD Karimun.
Rafiq menyebut dalam Silpa sebesar Rp 137 miliar, sebesar Rp 86 miliar yang diperuntukkan untuk dana penanggulangan Covid-19 di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Karimun.
Terkait rencana pembangunan pada APBD-P, Rafiq menyebut akan fokus penanggulangan banjir seperti penggalian parit di pasar malam.
Kemudian melanjutkan proyek Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Kelurahan Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun dan membangun gedung kuliner Hall B Coastal Area Karimun.
“Disamping rumah dinas akan dibangun panggung rakyat dengan ornamen masjid dan musala serta taman karena kita lihat panggung rakyat kita selama ini tidak imbang dengan rumah dinas yang melambangkan adat Melayu yang identik dengan islam,” kata Bupati.






