Bupati Pamekasan Ajak Lulusan SMA Memanfaatkan Program Beasiswa Pemkab

Pamekasan, Jurnal Terkini – Bulan Ramadhan menjadi ajang untuk memperkokoh keimanan seseorang, menjalin silaturahmi, dan menghabiskan waktu untuk beribadah kepada Allah SWT. Kamis, 14/4/22.

Sama halnya dengan yang dilakukan oleh Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam, ia menggagas program Safari Ramadhan guna menjalin persaudaraan dan bersilaturahmi dengan masyarakat secara langsung.

Kali ini Kantor Kecamatan Pegantenan dan Pakong menjadi pusat pertemuan para petinggi Kabupaten Pamekasan dengan masyarakat.

Didampingi pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat. Bupati Pamekasan sapa langsung masyarakat bawah.

Dalam kesempatan tersebut Baddrut Tamam memberikan bantuan untuk guru ngaji, musolla dan bantuan untuk masjid yang diberikan langsung oleh bupati.

Tak lupa, ia juga menyampaikan beberapa program beasiswa pendidikan kepada masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.

“Pemkab Pamekasan itu mempunyai lima program prioritas, yaitu pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur, dan reformasi birokrasi,” kata bupati yang akrab disapa Mas Tamam dalam kesempatan tersebut.

Orang nomor satu di Kabupaten Pamekasan tersebut mengajak kepada lulusan SMA sederajat untuk terus melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi dengan memanfaatkan program beasiswa dari Pemkab.

Menurutnya, di Pamekasan masih banyak warganya yang ingin melajutkan kuliah namun terkendala pembiayaan. Pada kesempatan tersebut, ia memberikan solusi untuk para lulusan SMA sederajat agar tetap optimis melanjutkan jenjang pendidikannya.

Adapun beasiswa yang ditawarkan Pemkab Pamekasan kepada warganya seperti beasiswa santri, beasiswa kedokteran, fasilitasi menjadi polisi bekerja sama dengan Polda Jawa Timur, serta fasilitasi masuk perguruan tinggi kedinasan.

“Alhamdulillah beasiswa santri berjalan dengan baik, orang yang tidak mampu tamat SD atau MI dikirim ke pesantren, kita beri biaya Rp 500 ribu setiap bulan, kalau satu tahun Rp 6 juta,” jelasnya. (Mr/Red)

Total Views: 202

Pos terkait