Karimun, JurnalTerkini.id – Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau mengadakan pelatihan kerja untuk masyarakat Karimun.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Kadisnakerind) Ruffindy Alamsjah, Senin (1/8/2022).
“Pemerintah Kabupaten Karimun telah menyiapkan sebanyak 17 jenis pelatihan bagi calon tenaga kerja lokal pada tahun ini,” ujar Ruffindy.
Ruffindy mengatakan, pihaknya sebelumnya telah menggelar dua jenis pelatihan yakni bidang Rigger dan Scaffolding dari keseluruhan pelatihan tenaga kerja yang disiapkan.
Namun ia juga menyebutkan ada sejumlah jenis pelatihan lainnya yang diadakan mulai dari pelatihan Las 3G, Las 4G dengan dua angkatan, Las 6G, Operator Pesawat Angkat Angkut, Painting, Blasting, Komputer Aplikasi Perkantoran.
Kemudian pelatihan Teknisi K3 Listrik, Mekanik Pesawat Angkat Angkut, Satpam, Sertifikasi Fitter, Fitter Structure, K3 Umum, Sertifikasi Operator Komputer dan Serftifikasi Juru Las 3 G.
“Dari keseluruhan jenis pelatihan ini nantinya akan merekrut sebanyak 430 orang peserta,” katanya.
Ruffindy juga menyebut bahwa ada sejumlah kriteria bagi calon tenaga kerja yang hendak mengikuti pelatihan itu, diantaranya minimal tamatan SLTA sederajat, berusia minimal 19 tahun dan maksimal 35 tahun, belum bekerja atau sedang tidak bekerja dan memiliki KTP Kabupaten Karimun.
“Syarat-syarat bagi calon tenaga kerja yang kita terapkan ini mengacu pada aturan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker),” ujarnya.
Ruffindy mengatakan, peserta yang telah lulus dalam pelatihan tersebut nantinya akan mendapat sertifikasi berlisensi dari Kementerian Ketenagakerjaan.
“Sertifikasi yang dikeluarkan setiap pelatihan berlisensi dari Kementerian Ketenagakerjaan dan selama pelatihan juga dipantau langsung oleh Kementerian,” katanya.
Ruffindy menjelaskan bahwa adanya pelatihan tenaga kerja itu sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan melatih tiga ribu tenaga kerja lokal selama lima tahun kedepan.
Keseluruhan pelatihan yang diadakan tahun ini juga sudah sesuai dengan yang dibutuhkan oleh perusahaan atau pasar kerja di Kabupaten Karimun.
“Kita lebih dulu meminta respon perusahaan kebutuhan skill apa saja yang mereka butuhkan, untuk itu peserta yang sudah lulus akan kita kirim daftarnya ke perusahaan yang ada. Kita juga sudah minta komitmen perusahaan agar mereka diberikan kesempatan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ruffindy mengajak masyarakat Karimun untuk mendaftar dan memanfaatkan pelatihan yang diadakan, dan dapat mengikuti pelatihan dengan sebaik mungkin.
Menurutnya, sertifikasi adalah salah satu hal mutlak yang harus dimiliki oleh tenaga kerja agar bisa bersaing di dunia kerja.
“Calon tenaga kerja harus memanfaatkan semua pelatihan ini dengan baik, agar kompetensi mereka meningkat sebagai bekal mengikuti peluang dan bersaing didunia kerja,” ucap Ruffindy.
Diketahui, Disnakerind Karimun sebelumnya lebih dulu menggelar pelatihan tenaga kerja bidang Scaffolding dan Rigger pada 23 Mei 2022 kemarin.
Pelatihan tahap pertama tersebut masing-masing diikuti sebanyak 37 orang di bidang Scaffollding dan 36 orang bidang Rigger.
Informasi lebih lanjut mengenai pelatihan tenaga kerja yang akan digelar itu dapat diakses melalui website Disnakerprind.info dan juga papan pengumuman di Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kabupaten Karimun.
Keseluruhan pelatihan tersebut bersumber dari anggaran Dana Insentif Daerah (DID), APBD Karimun termasuk pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Karimun.(Adv)





