Hal ini lantaran lapak pedagang di Blok C yang baru dibangun itu, dinilai lebih kecil dari lapak pedagang di lantai dua Pasar Puan Maimun.
“Ratusan pedagang kita berikan dua lapak agar ukurannya sama besar dengan lapak mereka sebelumnya, termasuk juga pedagang kaki lima juga ikut kita relokasi,” kata Bupati.
Sementara untuk pedagang kios, Bupati meyebutkan pihaknya akan melakukan kerjasama antara salah satu pedagang dengan pihak Perumda Bumi Berazam Jaya, dalam bentuk Build Operate Transfer atau BOT
BOT merupakan suatu bentuk kerjasama antara para pihak dimana suatu objek dibangun, dikelola atau dioperasikan selama jangka waktu tertentu lalu diserahkan kepada pemilik asli.
“26 kios sebagai penunjang pedagang sayur, rempah-rempah termasuk sembako akan kita kerjasamakan antara salah satu pedagang dengan perusda untuk dibangunkan kios ini dengan sistem BOT,” kata Bupati.






