Ia menjelaskan, bahwa pelayaran Internasional perdana tersebut nantinya baru untuk rute ke pelabuhan Putri Harbour Johor, Malaysia.
Sementara tujuan pelabuhan Kukuh diketahui masih menunggu kepastian dari pemerintah Malaysia.
Kedua rute tersebut, kata Jon, qkan dilayani oleh dua operator kapal.
“Sejauh ini baru dua operator. Kapalnya sudah siap, rute Putri Harbour itu ada dua kapal dan rute Kukup itu ada 3 kapal yang disiapkan jika sudah dibuka nanti,” jelasnya.
Sementara, pimpinan cabang PT Putramaju Global Indonesia Karimun (Global Group), Asrizal, mengatakan mulanya pelayaran perdana akan dilaksanakan pada Minggu (15/5) mendatang.
“Tapi saat simulasi tadi, ada penyampaian untuk diundur karena kepala daerah yang akan melaksanakan pelepasannya,” ujar Asrizal. (yra)






