Keluar dari RSUD, Saharudin ‘Kapok’ Main Pantai

MERANTI (Jurnal) – Saharudin (60) korban gigitan buaya, warga Desa Teluk Buntal sudah pulang setelah selama satu minggu masa perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepulauan Meranti. Rabu, 5/12/2018.

Satu minggu yang lalu, tepatnya hari Sabtu (24/11/2018) Saharudin terpaksa merasakan gigitan buaya dibagian tumit kakinya saat membentang jaring di area pantai Parit Sudar Desa Teluk Buntal, kejadian tersebut membuatnya trauma dan kapok untuk kembali turun ke pantai.

“Kecuali pakai sampan dan tidak sendirian, mungkin saya berani, untuk turun kepantai saya dah kapok,” Katanya Kepada Wartawan saat berada di Speed Kepau Jaya, Rabu, 5/12/2018.

Ia juga menceritakan, ada firasat tidak baik yang ia rasakan sebelum turun ke bibir pantai dan akhirnya merasakan ganasnya hewan reptil itu.

” Sebelum membentang jaring memang ade firasat tak baik, ade teguran dari keluarga juga, tapi tekak lagi nak makan lauk ikan pulak, untung aje ade orang disakitar situ, memang dah nasib,” ungkapnya.

Gigitan buaya itu membuat tumit kaki Saharudin terpaksa dijahit sebanyak 17 jahitan luar dan sembari menunggu kering, Ia juga memakai tongkat untuk berjalan.

“Ini jahitan luar aje 17 jahitan, belum dalam lagi, keringnye pun lame, terpakselah bebekal tongkat ,” Tutupnya. (irul)

Total Views: 178

Pos terkait