Meranti (Jurnal) – Buaya Di Kecamatan Tebing Tinggi Timur kian liar, terutama Desa yang berada didaerah Perairan Pulau Tiga. Tiga hari setelah matinya buaya yang tersangkut dijaring salah satu Warga Tanjung Gadai, kini warga Desa sebelahnya menjadi korban keganasan hewan reptil itu. Saharudin (60) Warga Desa Teluk Buntal terpaksa merasakan gigitan buaya saat ingin membentang jaringnya diarea pantai Parit Sudar. Sabtu (24/11/2018) sore sekira Pukul 14.30 WIB.
Tak seperti biasanya, Saharudin yang biasa bertani (nyawah red) tiba – tiba ingin memakan lauk ikan, sehingga sore itu pergi menjaring ikan diarea pantai Parit Sudar Desa Teluk Buntal saat kondisi air paras dada, saat membentang jaring seketika dia merasakan Gigitan Buaya dibagian tumit kaki kanannya, sontak ia berteriak meminta tolong sambil berlari kedarat area bebakawan. Warga sekitar langsung membawanya ke Puskesdes untuk ditangani. Hal itu dceritakan Hartono melalui Telepon Seluler kepada awak media.
“Khawatir uratnya putus puskesdes tak berani menangani, agar cepat ditangani kami langsung membawanya ke RSUD Selatpanjang menggunakan Ambulance Laut Desa sambil menunggu jemputan dari Ambulance Baznas,” Jelas Hartono yang merupakan anak saudara korban.
Staff Perangkat Desa Teluk Buntal ini juga berharap, untuk meminimalisir kejadian yang dialami Pak Cik nya dan orang-orang sebelumnya, ada Inisiatif dari Pemerintah Daerah atau Dinas terkait.
“Semoga ada perhatian lebih atas ganasnya Buaya didaerah kami, saya khawatir korban terus berkelanjutan, nyawa warga dipertaruhkan” Pungkas Pria yang akrab disapa Tono itu. (Khairul Zaman)





