Meranti (Jurnal) – Kembali, Warga di sekitar pelabuhan Tanjung Gadai Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti dihebohkan dengan penemuan hewan reptil buaya diarea bibir Pantai Tanjung Lalang , Rabu (21/11/2018) pagi.
Buaya ditemukan Budi Amran (26) setelah diketahui jaring jenis Belat miliknya yang ditajur diarea bibir pantai tersangkut Buaya, Apeng yang masih hidup itu sengaja dibiarkan bergulat dengan jaring hingga kepalanya hancur dan mati dengan sendirinya. Sebelumnya, diawal tahun 2018 hal yang sama juga terjadi, jaring jenis belat milik Rija’i juga pernah tersangkut, namun warga setempat kompak untuk membunuh hewan berbahaya ini. Hal ini disampaikan Reno Arahab (20) Via Pesan WhatsApp, Kamis (22/11/2018)
“Semalam heboh tanjung gadai, jaring belat bang budi tesangkut buaye, sebelumnya pak Rija’i pernah juge, bahkan beberape bulan yang lewat ade yang kene embat ekor buaye” Jelas Reno, Warga setempat yang menyaksikan langsung buaya jenis muara tersebut tesangkut jaring.
Atas kejadian tersebut banyak warga terutama para Nelayan yang biasa menjaring ikan diarea bibir pantai resah, mereka khawatir hewan reptil bernama latin Crocodylus porosus tersebut selalu bermunculan.
“Masyarakat, terutama nelayan resah, tapi macam mana lagi, itulah mata pencaharian mereka” Pungkas Reno
Sebelumnya, Warga Kecamatan Tebing Tinggi Timur, khususnya Desa Kepau Baru juga dihebohkan dengan keberadaan buaya yang selalu bermunculan dipelabuhan, bahkan belum lama ini ada seorang Warga Merbau yang menjadi korban terkaman buaya saat bekerja merakit Tual Sagu disungai Mukun Desa Kepau Baru, Mirisnya lagi, setelah 3 hari menghilang jasad korban ditemukan dalam keadaan yang mengenaskan. (Khairul Zaman)





