Karimun, JurnalTerkini.id – Rumpun Melayu Bersatu Kabupaten Karimun (RMBKK) bersama Pemerintah Daerah dan sejumlah pemuka agama melaksanakan doa bersama antara lintas agama.
Doa bersama tersebut disejalankan dengan momentum Hari Pahlawan, yang jatuh pada tanggal 10 November.
Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Nilam Sari Kantor Bupati Karimun, dan diikuti sejumlah pimpiman Forkopimda dan sejumlah pemuka agama, serta sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Karimun.
Dalam kegiatan doa bersama itu, tampak sejumlah perwakilan pemuka agama untuk membacakan doa, sesuai dengan ajaran dan kepercayaannya masing-masing.
Dimana pemuka agama tersebut, telah hadir perwakilan dari agama islam, kristen, konghucu, dan budha.
Adapun rangkaian doa bersama lintas agama tersebut diawali dengan pembacaan doa secara agama Islam oleh Ustadz Fitriansyah.
Kemudian, diikuti oleh doa bersama secara Kristen Protestan oleh Pendeta Pergaulang Marpaung, pembacaan doa secara Kristen Katholik oleh Pastor Frater Yordan Pajo Hewen.
Setelahnya, pembacaan doa secara agama Buddha oleh Romo Wagimin dan terakhir ditutup dengan pembacaan doa secara agama Konghucu oleh Sarkawi.
Bupati Karimun, Aunur Rafiq yang turut hadir dalam doa bersama mengatakan, kegiatan tersebut menjadi sejarah penting bagi Kabupaten Karimun.
“Doa bersama lintas agama ini menjadi sejarah penting karena bertujuan untuk mendoakan keselamatan bangsa dari berbagai musibah. Khususnya, dari pandemi Covid-19 yang masih terjadi hingga saat ini,” kata Bupati Rafiq.
Bupati Rafiq menjelaskan, bahwa digelarnya doa bersama ini juga dengan harapan agar upaya pemerintah dan seluruh masyarakat dalam pengendalian wabah virus tersebut bisa berjalan baik.
Salah satunya, kata Bupati, tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang masih berjalan hingga saat ini.
“Vaksinasi terus berjalan khususnya bagi lansia, pemerintah dan elemen masyarakat terus berupaya agar persentase targetnya bisa tercapai, semoga berkat adanya doa bersama pada hari ini tuhan yang maha kuasa dari masing-masing agama dan para pemeluknya menjadi kekuatan untuk kita menjadikan Karimun Sehat dan Karimun Tumbuh,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Rumpun Melayu Bersatu Kabupaten Karimun (RMBKK), Zulkhainen mengatakan, tujuan digelarnya doa bersama lintas agama itu, untuk mewujudkan kedamaian dan kerukunan bangsa dengan mengaktualisasi nilai-nilai pancasila.
“Doa bersama ini untuk mengaktualisasi nilai pancasila, sebagaimana kita ketahui para pahlawan yang berjuang berasal dari berbagai agama, untuk itu dengan doa bersama diharapkan dapat menjaga kedamaian dan kerukunan bangsa Indonesia,” kata Zulkhainen. (YRA)
Baca juga: Pemkab Karimun Akan Perbaiki Fasilitas Pasar Malam






