Meranti (Jurnal) – Dari 2015, 2016, 2017 beasiswa yang diharapkan seluruh mahasiswa Kepualauan Meranti tak kunjung diumumkan, dari tahun ke tahun beberapa kali mahasiswa berusaha untuk melakukan diskusi maupun audiensi dengan pihak Pemerintah Daerah baik dengan Sekretaris Daerah, Wakil Bupati hingga Bupati sendiri.
Di tahun 2016, tepatnya pada 30 Mei 2016, melalui Aliansi Mahasiswa Meranti (AM3) se-Indonesia, Perwakilan Mahasiswa Dari IPMK2M, BEM Amik, DEMA STAI-NH melakukan aksi demonstrasi di kantor bupati untuk menuntut Beasiswa Tahun Anggaran 2015.
Setahun setelahnya tak juga ada kejelasan, di tahun 2017 kembali Aliansi Mahasiswa Meranti (AM3) Se-Indonesia Jilid II yang diketuai Zuriyadi Fahmi turun kejalan untuk menuntut hak mahasiswa, tepatnya pada 14 Februari 2017.
Pemda kian membisu, janji tetap diobralkan namun tak jua direalisasikan, hingga ahirnya Satuan Siswa, Pelajar dan Mahasiswa (SAPMA) PP ambil bagian, melakukan koordinasi dengan seluruh mahasiswa hingga terbentuklah Aliansi Peduli Meranti (APM). Tepat pada 22 November 2017, pada aksi demonstrasi tersembut sempat ada aksi dorong-dorongan yang mengakibatkan mahasiswa terluka, namun pada akhirnya Wakil Bupati ikut Long March menuju kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti guna menyelesaikan tuntutan mahasiswa yang tak berujung ini.
Pagi Rabu (24/10/2018), kembali mahasiswa Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Organisasi SAPMA-PP, LM2R,FORBEM, BEM Amik, DEMA STAI Nurul Hidayah Selatpanjang dan beberapa Mahasiswa Meranti yang kuliah di Bengkalis bertemu dengan Sekretaris Daerah Yulian Norwis,MM di kantor bupati. Kedatangan para mahasiswa ini ingin mempertanyakan lagi, perihal kapan diumumkannya Beasiswa Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dikatakan Sekda Meranti Yulian Norwis.MM bahwa terkait beasiswa akan diumumkan sesegera mungkin.
“Mungkin ini keterlambatan kami, kalo untuk Beasiswa akan segera diumumkan, diharapkan para mahasiswa mempersiapkan berkasnya,” tandas Sekda yang akrab disapa ‘Icut’.
Sementara, Ketua SAPMA-PP Kabupaten Kepulauan Meranti Bobi Iskandar mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemda atas kerjasamanya kepada para mahasiswa.
“Trimekasih kepada semua pihak terutama Perintah Daerah yang hari ini bisa bekerja sama, kami dari SAPMA-PP hanya sebagai fasilitator untuk adik-adik mahasiswa yang tergabung diorganisasi maupun tidak. Saya mengapresiasi atas kebijaksaan yang ditunjukkan mahasiswa Meranti, mudah-mudahan ini akan membuahkan hasil yang baik,” tegas Bobi.
Hal senada juga disampaikan Ketua Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (FORBEM) Meranti Muzakar Salim, mahasiswa semester ahir STAI Nurul Hidayah ini berharap di tahun-tahun yang akan datang pemkab lebih memprioritaskan Bea Pendidikan.
“Trimakasih kepada pemerintah sudah menjawab apa yang jadi kicauan kami 4 tahun terakhir. Semoga di tahun yang akan datang Pemda memprioritaskan bea pendidikan,” tutup Muzakar. (Khairul Zaman)





