Lima Balita di Karimun Terserang Penyakit Rubella

Karimun (Jurnal) – Program Imunisasi Measles Rubella (MR) untuk tahun 2018 di Kabupaten Karimun hanya mencapai 46 persen. Target yang dicanangkan pemerintah adalah 95 persen, Jumat (05/10).

Persentase tersebut tidak mencapai yang telah ditargetkan oleh Pemerintah Kabupaten Karimun khususnya Dinas Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi mengatakan, tidak tercapainya target tersebut dikarenakan dampak isu yang tersebar dikalangan masyarakat.

“Isu terkait kehalalan vaksin yang digunakan dalam imunisasi tersebut banyak dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan berita Hoax. Jadi masyarakat pada khawatir dan lebih memilih tidak memberikan vaksin terhadap anaknya,” ujar Rachmadi.

Tambahnya, penolakan terhadap imunisasi MR juga terjadi di sejumlah sekolah di Karimun. Meskipun dilakukan penolakan, Dinas Kesehatan Karimun mendatangkan langsung Tim Pokja Vaksin kesekolah untuk memastikan apa penyebab utama orang tua murid nelakukan penolakan.

Ia menjelaskan, penggunaan vaksin MR itu telah diperbolehkan oleh MUI karena ini merupakan kondisi darurat yang harus dilakukan pencegahan dari sejak dini. Tidak hanya diperbolehkan, namun MUI juga telah menyatakan dukungannya untuk pelaksanaan Imunisasi MR itu.

“MUI telah membolehkan dan mendukung pelaksanaannya,” tutup Rachmadi.

Total Views: 215

Pos terkait