Karimun (Jurnal) – Arus mudik dan arus balik hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah tahun 2018 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017 lalu, Rabu (04/7).
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungbalai Karimun, Ridwan Chaniago melalui Kasi Keselamatan Berlayar dan Patroli, Syahrinaldi mengatakan, untuk penumpang yang naik mengalami peningkatan sebesar 6,42 persen, sementara yang turun mencapai 6,38 persen.
“Ada sekitar 146.937 orang penumpang yang naik dengan persentase kenaikan mencapai 6,42 persen dan ada sekitar 188.271 orang dengan persentase mencapai 6,38 persen,” ujarnya.
Penumpang yang menggunakan Pelabuhan Domestik Karimun lebih banyak dari pada penumpang yang menggunakan pelabuhan Internasional Karimun.
“Lebih ramai yang menggunakan pelabuhan Domestik Karimun, karena banyak yang pulang ke daerah Riau,” tambah Syahrinaldi.
Syahrinaldi menjelaskan bahwa, perbandingan dari tahun ke tahun arus mudik dan arus balik mengalami kenaikan. Untuk angkutan lebaran ditahun 2017 lalu untuk penupang turun di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun mencapai 146.329 orang. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2016 yang sebanyak 134.365. Sedangkan penumpang naik ditahun 2017 sebanyak 148.780 orang dan tahun 2016 sebanyak 149.798 penumpang.





