Akhir September, Pembelajaran Tatap Muka di Karimun akan Dibuka

Bupati Karimun Aunur Rafiq diwawancarai wartawan usai menghadiri pelantikan PBKK di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun, Rabu (8/9/2021). (foto: yra)
Bupati Karimun Aunur Rafiq diwawancarai wartawan usai menghadiri pelantikan PBKK di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun, Rabu (8/9/2021). (foto: yra)

Karimun, JurnalTerkini.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, Kepulauan Riau berencana untuk kembali membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada akhir September 2021 mendatang.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Rabu (8/9/2021).

Bacaan Lainnya

Rencana tersebut menyusul tren kasus COVID-19 di Kabupaten Karimun yang terus menurun sejak awal September.

Hanya saja, Bupati mengatakan, pihaknya lebih dulu menunggu proses pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar yang masih berlangsung.

“Pemerintah daerah tentunya mengejar dulu masalah vaksin bagi para pelajar ini. Apabila sudah rampung (target capaian vaksinasi-red) pada akhir September atau awal November. Insya Allah, akan segera kami buka PTM di sekolah- sekolah,” kata Bupati Rafiq.

Bupati mengungkapkan, bahwa saat ini pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 12- 17 Tahun dan 18 Tahun keatas atau pelajar masih terus berjalan.

Baca juga: Peserta SKD CPNS di Karimun dapat Fasilitas Antigen Gratis

Dimana, untuk usia vaksin 12- 17 tahun berdasarkan data Dinas Pendidikan ada sebanyak sekitar 24 ribu jiwa dan usia 18 tahun ke atas sebanyak 128 ribu jiwa.

“Untuk persentase yang sudah divaksin itu, untuk usia 12-18 tahun ialah 74 persen atau sekitar 17 ribu pelajar dari 24 ribu secara keseluruhan. Sementara untuk usia 18 tahun ke atas itu sekitar 74,89 persen atau dari angka 128 ribu jiwa,” ungkapnya.

Bupati menyebut, PTM akan di mulai secara serentak di seluruh sekolah wilayah Kabupaten Karimun.

Dengan begitu, sekolah yang berada di pulau- pulau (hinterland) akan lebih dulu menunggu sekolah yang lainnya.

Meskipun, kata Bupati, sekolah di 5 kecamatan yang diantaranya adalah Kecamatan Buru, Kecamatan Belat, Kecamatan Durai, Kecamatan Ungar dan Kecamatan Moro sudah bisa memulai PTM.

Hal tersebut dikarenakan lima kecamatan tersebut mencatat jumlah kasus Covid-19 paling sedikit di Karimun.

“Ada lima kecamatan yang sebenarnya sudah bisa dibuka. Tetapi, kita ingin mulai PTMnya secara serentak,” ucap Bupati. (yra)

Baca juga: Kisah Habid, Bayi di Karimun yang Terlahir Tanpa Anus dan Mengidap Kelainan Jantung

Total Views: 127

Pos terkait