Karimun (Jurnal) – Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun meninjau Pasar Tradisional Puan Maimun yang terletak di Kelurahan Sei Lakam Timur, Kecamatan Karimun pada Senin (4/6) pagi.
Kunjungannya ke pasar tradisional tersebut guna menampung keluhan para pedaganh yang berjualan di pasar Puan Maimun.
“Pedagang yang didalam menguh sepi pembeli karena adanya pedagang yang berjualan diluar, lalu ada lagi keluhan air tak jalan, lampu sering mati-mati,” ujar orang nomor satu di Kepulauan Riau itu.
Nurdin Basirun atau yang biasa disapa dengan sebutan Bang Din itu melihat kondisi pasar yang dinilainya tidak dirawat dengan baik.
Melihat kondisi pasar yang kurang dirawat dengan baik, Nurdin meminta kepada pihak terkait dan juga masyarakat untuk menjaga pasar tradisional Kabupaten Karimun. Ia menambahkan bahwa di Tanjungpinang nantinya akan dibangun juga pasar modern seperti Pasar Puan Maimun.
“Di Tanjungpinang akan dibangun pasar rakyat modern dan sudah disetujui oleh presiden dengan anggaran mencapai Rp 200 miliar lebih. Modelnya seperti Puan Maimun ini juga tapi lebih besar,” tambahnya.
Nurdin menuturkan bahwa kunjungannya ke Pasar Tradisional Puan Maimun ini tidak hanya meninjau pasar saja, akan tetapi ia rindu dengan masyarakat Kabupaten Karimun dan ingin bersilaturahmi dengan para pedagang dan masyarakat.
“Ini silaturahmi. Dulu masyarakat pasar familiar dengan saya. Sesekali melepas rindu dan berbagi rezeki di bulan Ramadan ini” tutupnya. (rdi)
Baca Jurnal Berita Karimun lainnya: Kisruh Lapak Didepan Pasar Maimun, Bupati Karimun Turun Temui Pedagang





