Pemkab Pamekasan Godok Petani Tembakau Hasilkan Kualitas Terbaik

Pamekasan, Jurnal Terkini – Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pamekasan dengan Bea Cukai Madura terus berlanjut dalam mensejahterakan Masyarakat Pamekasan dengan memaksimalkan dan memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2021. Rabu, 11/8/21.


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan peningkatan kualitas tembakau.


Hal itu dimaksudkan agar kualitas tembakau Pamekasan, Madura, bisa dilirik oleh perusahaan rokok baik di wilayah Pamekasan maupun luar daerah.


Upaya tersebut diantaranya dengan diadakan sekolah lapang tembakau yang difokuskan pada praktik menanam dan meningkatkan poduktivitas hasil tembakau.


Sejauh ini ada 10 kelompok tani (Poktan) dari 10 kecamatan yang diikutkan dalam sekolah lapang tersebut.


Menurut Kepala Bidang Produksi Pertanian DKPP Pamekasan Achmad Suaidi, sekolah lapang tembakau diperuntukkan bagi 10 Poktan yang tersebar di 10 kecamatan sentra penghasil tembakau di seluruh kecamatan di Pamekasan.


Dalam Sekolah Lapang tersebut, setiap Poktan diisi 25 anggota. Kegiatan yang juga didanai oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) diberikan fasilitas berupa bantuan mesin prajang lengkap dengan gensetnya.


Kemudian lahan seluas setengah hektare untuk masing-masing kelompok untuk dijadikan praktek menanam dan membudidaya tembakau secara baik dengan menggunakan bibit tembakau varietas Prancak 95.


“Aromanya yang khas dan semua pabrikan atau perusahan rokok sangat membutuhkan varietas itu, varietas itu disebar di seluruh kecamatan sentra penghasil tembakau,” ujarnya. (Fiki)

Total Views: 230

Pos terkait