Karimun (Jurnal) – Seringnya terjadi peristiwa kebakaran di Kabupaten Karimun, baik itu pemukiman warga maupun pembakaran lahan di sejumlah kecamatan membuat pemadam kebakaran kewalahan, Rabu (14/3).
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karimun, AKBP T A Rahman mengatakan, maraknya aksi pembakaran lahan dan terbakarnya pemukiman warga membuat pihaknya kewalahan, terlebih lagi untuk petugas pemadam yang saat ini dinilai masih kekurangan personil.
“Belakangan ini sering sekali terjadi pembakaran lahan, di sejumlah tempat di Karimun, dan ini membuat kita kewalahan, karena dalam sehari bisa sampai lima atau enam kali kebakaran,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (14/3) Siang.
Ia menambahkan bahwa untuk kasus kebakaran saja selama dua bulan lebih, hampir mencapai 100 lebih kasus kebakaran.
“Untuk Januari saja ada sekitar 8 kali, kalau Februari mencapai 86 kali, sementara untuk pertengahan bulan Maret saja sudah mencapai 26 kali kebakaran,” tambahnya.
Dengan banyaknya kasus kebakaran tersebut, Rahman mengatakan bahwa pihaknya saat ini kekurangan armada pemadam, karena saat ini untuk jumlah mobil armada kebakaran hanya berjumlah empat unit.
“Saat ini kita kekurangan armada pemadam, karena saat ini hanya berjumlah empat saja, tiga di Karimun dan satu di Tanjungbatu, Kundur,” tutur Rahman.
Tidak hanya itu, untuk petugas pemadam sendiri ia juga mengatakan bahwa mengalami kekurangan personil, yang saat ini hanya berjumlah 30 orang, dan yang dibutuhkan sekitar 300 orang.
Pihaknya telah mengajukan kepada Pemerintah Kabupaten Karimun untuk menambah mobil armada pemadam kebakaran dan juga personil, akan tetapi belum diberikan karena mengingat anggaran daerah yang masih minim.
“Kami sudah meminta penambahan armada dan juga personil akan tetapi belum diberikan, ya mungkin masih kekurangan anggaran, tapi kita berharap semoga apa yang kami minta akan segera diberikan,” tutupnya. (rdi)
Baca Jurnal Berita Karimun lainnya: Puluhan Pegawai Pemkab Karimun Dilatih Tangani Kebakaran oleh BPBD





