Kantor Pertanahan Meranti Adakan Sosialisasi PTSL di Topang

Meranti (Jurnal) – Dalam rangka menerapkan program nasional Kantor Petanahan Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Lima Ribu Bidang tahun anggaran 2018, yang dilaksanakan dj Aula Kantor Kepala Desa Topang, Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (10/2).

Kepala Desa Topang Syamsuharto memberikan apresiasi kepada kantor pertanahan Kabupaten Kepulauan Meranti karena dinilai telah cepat dan tanggap dalam penyampaian aspirasinya.

“Saya sangat mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan, karena telah cepat dan tanggap dalam penyampaian aspirasinya,” ujar Syamsuharto.

Syamsuharto juga berharap kepada Masyarakat agar nantinya dapat bahu-membahu saling kerjasama dalam proses pengukuran tanah.

“Saya berharap Kita masyarakat dapat bekerjasama mensukseskan kegiatan ini, yg jelas kita berusaha seluruh tanah yang punya Surat Keterangan Tanah (SKT) dan yang tidak bersengketa kita buat Sertifikat Tanah semua, termasuk Rumah Ibadah, rumah sekolah.” Jelas Syamsuharto yang akrab disapa Kacuk itu.

Sementara itu Joko Purnomo yang merupakan Ketua Pelaksana Lapangan Dinas Pertanahan menyampaikan bahwa program tersebut untuk Kabupaten Kapulauan Meranti mendapat jatah sebanyak 5000 bidang yang dibagi untuk beberapa kecamatan.

“Ini merupakan program Nasional, seluruh Kabupaten dapat namun jumlahnya berbeda-beda, dan Kabupaten Kepulauan Meranti mendapat jatah 5000 bidang yang dibagi ke seluruh Kecamatan, dan desa Topang sendiri mendapat bagian 1500 bidang tanah, ntah bagai mana lobi pak kacuk ini saya pun tak tau,” Jelas Joko.

Joko Juga memberi apresiasi kepada Kepala Desa maupun masyarakat terkait hamparan tanah yang subur serta dikelola sedemikian rupa.

“Saya pertama kali masuk ke Desa Topang, Saya salut melihat hamparan kelapa yang menyambut dan saya melihat kelapa disini salah satu yang terbaik di dunia. Belum lagi tadi saya melihat tanaman padi bagus, karet juga bagus, ada pinang juga, Ini luar biasa,” ujar Joko.

Ketua Seksi Pengukuran Robet juga menambahkan bahwa begitu pentingnya Sertifikat tanah sampai sampai-sampai ini menjadi program unggulan dari pemerintahan.

“Ini memang wujud buku tapi akan menjamin kekuatan hukum, hak milik yang begitu kuat secara turun temurun untuk bapak ibu sekalian, untuk itu saya berharap besok waktu pengukuran mohon juga kerjasamanya karena proses ini merupakan ujung tombaknya, ketika pengukuran benar maka hasilnya benar, maka kami berharap semuanya jujur, benar dan disepakati oleh sepadannya,” pungkas Robet.

Untuk diketahui proses pengukuran 1500 bidang tanah termasuk tanah sawah itu berlangsung sampai bulan Maret mendatang. (Khairul Zaman)

Total Views: 188

Pos terkait