Penyintas Covid-19 di Karimun Bisa Divaksinasi Setelah 3 Bulan

  • Whatsapp

Karimun, JurnalTerkini.id – Pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 atau disebut penyintas juga tergolong penerima vaksinasi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi, Rabu (16/6/2021).

Bacaan Lainnya

Hanya saja, kata Rachmadi, bagi penyintas itu, baru diperbolehkan untuk menerima penyuntikan vaksin Covid-19 setelah tiga bulan dari tanggal dinyatakan sembuh.

“Pasien yang sembuh dari Covid-19 atau disebut penyintas ini juga bisa menerima vaksinasi. Namun, diberikan 3 bulan setelah dinyatakan sembuh,” ujar Rachmadi.

Rachmadi menjelaskan, bahwa aturan penyintas baru bisa divaksinasi setelah 3 bulan menang sudah menjadi aturan dari produsen vaksin itu sendiri.

Selain itu, alasan lainya dikarenakan di tubuh pasien yang baru sembuh dari wabah virus yang menyerang sistem pernapasan itu, akan terbentuk daya imun alami atau antibodi yang cukup kuat selama 3 bulan.

“Orang yang baru sakit karena infeksi akan terbentuk imunitas atau kekebalan dari penyakit itu sendiri, salah satunya seperti Covid-19 ini, imunnya cukup kuat selama 3 bulan setelah sembuh. Namun, setelahnya akan menurun dan baru lah mereka ini bisa diberikan vaksinasi,” jelasnya.

Rachmadi mencontohkan, seperti Bupati Karimun Aunur Rafiq yang terkonfirmasi terpapar Covid-19 dan dinyatakan sembuh pada 5 Mei 2021 lalu.

Dengan begitu, kata Rachmadi, orang nomor satu di Karimun itu, bisa divaksinasi setelah 3 bulan atau lebih tepatnya pada Agustus 2021 mendatang.

“Iya, seperti bapak Bupati belum bisa divaksinasi karena dia termasuk penyintas,” ucap Rachmadi.

Diketahui, Kementerian Kesehatan juga telah menyusun peraturan mengenai vaksinasi bavi penyintas Covid-19 yaitu, apabila penyintas belum pernah melakukan suntik vaksin Covid-19 dosis 1, maka harus menunggu 3 bulan dari sembuh agar bisa mendapatkan suntikan dosis 1. (yra)

Pos terkait