Revolusi Pertanian Bekasi Solusi Kesejahteraan Petani

Alumni IPB yang juga mantan Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ini sangat konsen terhadap kondisi pertanian yang ada di Kabupaten Bekasi, baik dari sisi pertanian secara khusus yaitu perikanan, peternakan, perkebunan rumahan dan juga pertanian secara umum, “Proporsi alokasi APBD Kabupaten Bekasi untuk sektor pertanian tahun 2019, 2020 dan 2021 hanya dikisaran Rp. 20-30 Milyaran dari APBD total senilai Rp. 6,354 Trilyun untuk tahun 2020 dan Rp. 6,698 Trilyun untuk APBD 2021, ini menunjukkan Pemerintah Daerah lalai terhadap sektor utama yang menopang kehidupan di Kabupaten Bekasi,” tegasnya.

Pemda Kabupaten Bekasi harus merubah paradigma berfikir strategis dimana sektor pertanian harus menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan puluhan ribu petani sebagai masyarakat Bekasi dengan memperhatikan semua faktor pendukung pertanian, diantaranya ketersediaan benih padi unggul, pupuk yang terbaik, saluran air yang berfungsi optimal, sarana produksi pertanian yang memadai dan sesuai teknologi tepat guna kekinian dan juga di backup oleh regulasi yang berpihak dan terintegrasi.

Bacaan Lainnya

Budiyanto menegaskan “jika dianalisa dengan luasan eksisting lahan pertanian 48.000 Hektar dimana produktivitas hanya 10 ton pertahun jika rendemen padi menjadi beras hanya sebesar 55% maka jika jumlah penduduk 3-4 juta jiwa maka khusus pemenuhan kebutuhan beras untuk warga Kabupaten Bekasi saja mengalami defisit, ini hal serius yang harus dilakukan Pemda Kabupaten Bekasi”.

“Pastikan Pemda Kabupaten Bekasi menyelamatkan lahan pertanian yang seluas 35.244 Hektar sebagai Lahan Abadi Pertanian Kabupaten Bekasi, jangan lagi ada pengurangan, tingkatkan produktivitas dengan kebijakan anggaran pro pertanian dengan intervensi dan revolusi teknologi pertanian kekinian, bangun bendungan di utara dan selatan Kabupaten Bekasi, urus, kelola dan perbaiki semua saluran air sekunder dan tersier yang masuk dalam kewenangan Pemda Kabupaten Bekasi, dorong sungai dan kali dalam kewenangan instansi vertikal agar diurus dan dikelola juga dengan baik, subsidi benih padi jenis terbaik, hidupkan kembali sistem Penyuluhan Pertanian yang handal, jamin ketersediaan pupuk yang terbaik, InshaAllah, kemajuan Kabupaten Bekasi akan seimbang sehingga Kabupaten Bekasi akan maju Industrinya, maju pertaniannya dan sejahtera rakyatnya,” tutup Budiyanto.

“Bicara pertanian bukan hanya semata bicara politik pangan, tapi tentang bagaimana kita menyelamatkan kehidupan ummat manusia di Dunia”.

Total Views: 486

Pos terkait