PANGKALPINANG, JurnalTerkini.id – Sejarah berdirinya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada tahun 2000 tidak dapat dilepaskan dari peran vital industri timah dan PT Timah Tbk. Perusahaan tambang ini, yang bertransformasi dari entitas kolonial menjadi BUMN, dinilai menjadi motor utama pembentukan struktur ekonomi dan sosial yang menopang berdirinya provinsi ke-31 Indonesia.
Industri timah sendiri telah menjadi nadi kehidupan masyarakat jauh sebelum Babel menjadi provinsi. Kontribusi PT Timah Tbk terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan perpajakan menjadi motor yang memperkuat kemampuan fiskal daerah, serta pembangunan infrastruktur sosial.
Saksi Sejarah: Kontribusi Sejak Awal
Agus Adaw, salah satu tokoh Presidium Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menegaskan bahwa peran PT Timah Tbk dalam perjuangan pembentukan provinsi adalah nomor satu.
“Sebelum membentuk Bangka Belitung, PT Timah Tbk sudah membangun dan sudah berbuat. Peranan PT Timah Tbk ini sudah sejak awal. PT Timah itu membantu perjuangan ini dengan anggaran,” katanya. Ia menambahkan bahwa PT Timah Tbk terlibat penuh mendukung pembentukan provinsi, terutama dari sisi anggaran.
Senada, tokoh masyarakat Bangka Belitung, Apik Chakip Rasjidi, juga mengingatkan pentingnya peran historis perusahaan. “Industri timah secara keseluruhan telah membangun sekolah, timah yang bikin jalanan. Jangan kita lupakan itu. Sebagai BUMN, PT Timah Tbk harus bersinergi dengan masyarakat,” ujarnya.







