MPR Madura Raya dan Masyarakat Ancam Blokir Jalan Raya Guluk-Guluk

Sumenep, JurnalTerkini.id – Ruas Jalan Raya Guluk-Guluk dan Ketawang Laok, Sumenep, Madura, Jawa Timur yang mengalami kerusakan sangat parah terus mendapat sorotan dari berbagai pihak dan lapisan masyarakat. Salah satunya datang dari Majelis Pemuda Revolusi (MPR) Madura Raya, Senin (24/5/2021).

MPR Madura Raya melalui Sekretaris Jendralnya, Andi Firdaus menyayangkan ketidakjelasan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam penanganan jalan utama Guluk-Guluk yang menghubungkan Kecamatan Guluk-Gukuk dan Kecamatan Ganding. Pasalnya, jalan rusak tersebut sudah cukup lama dan menahun.

Bacaan Lainnya

Masih menurut Andi, sapaan akrabnya, jalan tersebut sangat meresahkan pengendara, baik roda dua atau pun roda empat. Sebab, sudah beberapa kali jalan itu memakan korban; ada truk yang nyaris terguling dan beberapa pengendara roda dua yang terjatuh.

“Jalan tersebut sungguh meresahkan dan membahayakan pengendara. Sebab di sepenjang jalan terdapat lubang yang cukup dalam, sekitar 2-5 Cm. Pengendara harus ekstra hati-hati jika melewati ruas jalan Guluk-Guluk-Ketawang laok tersebut,” tutur Andi.

Pihaknya, menurut Andi akan melakukan aksi pemblokiran jalan rusak tersebut, sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah dan agar masyarakat terhindar dari kecelakaan yang diakibatkan jalan rusak tersebut.

“Jika dalam beberapa pekan ke depan tetap tidak ada i’tikad baik dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, maka kita akan blokir jalan tersebut bersama masyarakat Guluk-Guluk,” ancam Andi.

Bak gayung bersambut, Moh. Basri, seorang pengendara roda dua yang setiap hari melintasi jalan tersebut dan juga merupakan warga Kecamatan Guluk-Gukuk, juga mengancam akan melakukan aksi pemblokiran jalan. Sebab menurut dia, sudah beberapa kali ia nyaris terjatuh dari kendaraannya diakibatkan permukaan jalan yang berlubang.

“Iya, kita sebagai warga Kecamatan Guluk-Guluk bersama warga yang lain dan para aktivis MPR Madura Raya akan lakukan aksi pemblokiran jalan, jika dalam beberapa pekan ke depan tidak kunjung mendapatkan perhatian dari pemerintah,” ucap Basri.

Total Views: 494

Pos terkait