Peresmian Kampung Tangguh Seligi, Wakil Bupati: Disiplin dan Tangguh dari Pandemi

Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim meresmikan Kampung Tangguh Seligi (foto: Dok. Humas Pemkab Karimun)
Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim meresmikan Kampung Tangguh Seligi (foto: Dok. Humas Pemkab Karimun)

Upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19 terus digalakkan di Kabupaten Karimun, salah satunya dengan terus mencanangkan Kampung Tangguh Seligi, salah satu program untuk mengantisipasi menularnya virus corona.

Kali ini dua desa sekaligus dalam satu hari yang dicanangkan sebagai Kampung Tangguh Seligi, yakni Desa Tanjung Hutan, Kecamatan Buru dan Desa Lubuk Kecamatan Kundur.

Bacaan Lainnya

Dua desa itu diresmikan sebagai Kampung Tangguh Seligi oleh Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Rabu (10/02/2021).

Peresmian Kampung Tangguh Seligi ini juga dihadir oleh Wakapolres Karimun, Kasat Binmas, Kasat Polair, Kasi Propam, Kapolsek Buru, Kapolsek Kundur, Danramil 01, Danramil 03, Danlanal, Kabag Humas Setkab Karimun, Camat Buru, PJS Desa Tanjung Hutan, PJS Desa Lubuk, BPD Desa Tanjung Hutan, BPD Desa Lubuk, PKK, RT dan RW setempat, pelaku UMKM dan masyarakat.

Wakil Bupati Anwar Hasyim dalam kesempatan itu mengatakan pembentukan Kampung Tangguh ini bertujuan agar masyarakat mampu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Selain dari itu, dia juga berharap kepada kapolsek untuk selalu memberikan motivasi kepada masyarakat dalam menghadapi situasi seperti ini.

“Dan Pemerintah menyambut dengan baik dan apresiasi atas kegiatan Program Kampung Tangguh tersebut oleh Polres karimun dan TNI Polri di Kabupaten Karimun Ini merupakan program pemerintah dalam menanggulangi ketahanan pangan masyarakat,” katanya.

Wakil Bupati juga berharap kepada masyarakat bisa tangguh menghadapi semua dan tangguh mengantisipasi COVID-19 dan mengisi kesiapan pangan masyarakat.

Dengan adanya kampung tangguh ini bagaimana kita memberikan kekuatan pangan, artinya kebutuhan masyarakat itu sendiri.

Dengan hasil-hasil perkebunan dan peternakan inilah menunjukkan bahwa kita bisa mandiri.

“Dan saya berharap kepada perangkat desa untuk mendukung setiap yang menjadi kebutuhan perangkat tani atau pelaku tani yang ada di kampung tangguh ini,” katanya panjang lebar.

Dan untuk camat-camat dan perangkat desa maupun kelurahan lainnya untuk terus memotivasi dan menggiring setiap masyarakatnya untuk membentuk kampung tangguh, dan tidak hanya terpaku di kampung tangguh Desa Lubuk saja.

“Apapun edaran dan kebijakan pemerintah tanpa didukung masyakarat saya rasa tidak bisa terealisasi dengan baik, kita sejalan, pemerintah melihat secara umum bagaimana masyarakat harus sehat, dan masyarakat mematuhi kebijakan yang ada salah satunya dengan tetap melaksanakan protokol kesahatan. Semoga Kabupaten Karimun dilindungi dari bahaya COVID-19,” katanya.

Pjs Kepala Desa Lubuk Rudianto mengatakan untuk menunjang Kampung Tangguh Seligi di desa yang ia pimpin tentunya juga diiring dengan mempersiapkan kebutuhan, seperti mempersiapkan pos kamling.

“Dan kami juga mendukung program dari Kemendagri berupa pembagian 5 juta masker di setiap rumah-rumah ibadah, sekolah, dan seluruh masyarakat Desa Lubuk, selanjutnya kami juga dilengkapi Poskesdes.

“Dan Alhamdulillah di Desa Lubuk ini tidak ada yang terinfeksi COVID-19, dan kami juga mempunyai kekuatan pangan di bidang pertanian dan pertenakan, dan kami juga mempunyai ibu-ibu pelaku UMKM yang aktif,” katanya.

Sementara itu, Wakapolres Karimun mengatakan Kampung Tangguh Seligidibentuk untuk melindungi masyarakat dari bahaya COVID-19 dan juga untuk membantu perekonomian masyakarat, dan menanggkal gangguan keamanan masyarakat. (*)

Total Views: 230

Pos terkait