Medan, JurnalTerkini.id – Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) mendominasi ditangani Kepolisian Sektor Medan Timur akhir-akhir ini, salah satunya pengungkapan kasus curat Pegadaian PT. Budi Gadai indonesia di Jalan. HM. Yamin, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan .
Para pelaku yang berjumlah 5 orang berhasil diamankan dan satu orang pelaku bernama HF terpaksa ditembak karena berpura-pura buang besar untuk merampas senjata petugas.
Adapun kelima pelaku yang diamankan masing masing bernama, HF (38) warga Jalan Sei Kera, Gang Seri, Ro (34) warga Jalan Sei Kera, Gang Aren, MI (38) warga Jalan Marendal Pasar 12. Lalu, Ir (40) warga Jalan Sei Kera, Gang Aren, dan Ri (25) warga Jalan Gorila, Gang Anyelir.
Kepala Kepolisian Sektor Medan Timur Polrestabes Medan, Kompol Muhammad Arifin SH didampingi Kanit reskrim Iptu A LP Tambunan SH MH, Jumat (26/3/2021) mengatakan bahwa ke lima pelaku saat beraksi terlebih dahulu bertemu disalah satu warnet di Jalan HM.Yamin untuk mengatur rencana aksi pencurian dan menentukan sasaran.
Sasaran mereka adalah sebuah tempat Jasa pegadaian Swasta yang bernama PT Jasa Budi Gadai Indonesia yang berada di Jalan HM Yamin ,Kecamatan Medan Timur, Medan.
Dari tempat tersebut para bandit ini berhasil membawa kabur 77 unit handphone android dan 21 unit laptop berbagai merek yang sebagian adalah merupakan barang titipan gadai dari pelanggan, kerugian ditaksir berkisar sebesar Rp.143.850.000,” .
Koronologis kejadian yaitu pada Sabtu (20/3/2021) pegawai PT Budi Gadai Indonesia bernama Awi tiba di kantor dan melihat pintu kantor sudah terbuka dengan keadaaan engsel pintu dan gembok sudah rusak. Kemudian Awi memeriksa ke dalam dan melihat kunci dan engsel pintu lantai 2 juga sudah rusak.
Merasa penasaran, Awi langsung menuju tempat penyimpanan barang gadaian milik nasabah di lantai 2 dan melihat barang-barang sudah banyak yang hilang,lalu kasus pencurian itu pun dilaporan ke Polsek Medan Timur dengan Laporan Polisi Nomor: LP/ III/ Resta/Sek Medan Timur, tertanggal 20 Maret 2021.





