PGRI Dukung Pemkab Karimun Perangi Narkoba dan Hoax

Karimun (Jurnal) – Ketua PGRI Kabupaten Karimun Muhammad Khudri menyebutkan organisasi PGRI dukung kebijakan pemerintah daerah untuk mencegah narkoba di dunia pendidikan dan perang terhadap berita palsu atau hoax di media sosial.

“Terutama di bidang kebijakan seperti upaya memberantas dan mencegah narkoba di kalangan pelajar (baca: Kadisdik: Bentuk Satgas Berantas Narkoba di Kalangan Pelajar Karimun, dan mengantisipasi pelajar dalam sosialisasi menangani berita-berita hoax. Kita akan siapkan formatnya bagaimana dukungan itu,” kata Ketua PGRI Karimun dalam acara Konferensi Kerja II di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Senin. (baca: PGRI Karimun akan Bentuk Lembaga Bantuan Hukum)

Muhammad Khudri menjelaskan, program-program PGRI sendiri adalah meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dan memberikan suatu program kerja yang membangkitkan semangat guru.

“Kita bangkit kan kesadaran kolektif guru dalam meningkatkan disiplin dan etos kerja untuk penguatan pendidikan karakter,” ujarnya.

Muhammad Khudri berharap dengan adanya Konferensi Kerja ini, PGRI bisa lebih berbuat banyak untuk pendidikan dan Kabupaten Karimun.

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq juga menjelaskan, bahwa pemerintah daerah berencana melaksanakan tes urine kepada guru dan Apatur Sipil Negara (ASN).

“Tujuannya, program ini untuk membebaskan guru dan pegawai ASN dari narkoba,” kata bupati.

Bupati berharap PGRI mendukung tes urine sebagai bentuk perang terhadap narkoba, terutama di kalangan guru. “Bagi guru yang memakai narkoba, sebaiknya bertaubat. Kembali ke pangkal jalan, sebelum tes urine dilakukan,” kata dia.

Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Karimun ini selain dihadiri Bupati Karimun Aunur Rafiq, juga dihadiri Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim dan salah satu anggota DPRD Provinsi Yusrizal.

Jurnalis: Susilawati

Total Views: 221

Pos terkait